[Ilustrasi] Siswa SMA N 1 Pakem sedang KBM daring dari rumahnya dengan tetap mengenakan seragam sekolah, Kamis (19/3/2020). (dok.ist/kristya mintarja)
Saat ini KBM menjadi tidak efektif di sekolah karena dari hari ke hari, jumlah siswa yang masuk makin sedikit.
"Hingga hari ini, yang masuk rata-rata tinggal 30 persen di tiap kelas," keluhnya.
Jika UNBK berlangsung sesuai jadwal, SMAN 1 Depok sudah menyiapkan beberapa langkah, termasuk pengaturan ruang ujian. Setiap komputer berjarak satu meter, sehingga imbauan social distancing tetap terpenuhi.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Masjid Jami Wates Akan Tetap Gelar Salat Jumat, Jemaah Bawa Sajadah Sendiri
-
Penerapan Aturan Social Distancing di Ruang Sidang
-
Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Akhirnya Tutup Selama 9 Hari
-
Update Corona di Jogja: 4 Pasien Positif, 18 PDP Tunggu Hasil Uji Lab
-
Curhat Susah Cari Masjid untuk Salat Jumat, Warganet Ini Dibilang Ngelindur
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Estimasi Kuliah Kedokteran UGM 2026 Tembus Ratusan Juta, Setara Harga Mobil SUV?
-
Standar Global untuk BRImo, BRI Raih Sertifikasi ISO/IEC 25000
-
Babak Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Jejak Digital Seret Tersangka Baru
-
Ancaman BBM Naik Akibat Perang, Kurir Paket dan Ojol di Yogyakarta Kian Terhimpit
-
UGM-Bank Mandiri Taspen Lanjutkan Kemitraan, Siapkan Talenta Muda dan Literasi Pensiun