SuaraJogja.id - Pasar swalayan Manna Kampus, alias Mirota Kampus, tempat belanja andalan banyak penduduk Jogja, kini memberlakukan kebijakan social distancing, atau menjaga jarak antar-pengunjung, demi mencegah penyebaran virus corona SARS-CoV-2 penyebab penyakit COVID-19. Poster digital pemberitahuannya pun telah berdar di media sosial.
Diunggah akun @yu_limbuk di Twitter, Rabu (25/3/2020), dalam pemberitahuan itu, disebutkan empat aturan baru untuk berbelanja di Mirota Kampus. Mulai dari adanya nomor antrean hingga cuci tangan sebelum masuk toko, berikut keterangan lengkapnya:
- Jumlah pengunjung yang masuk ke toko akan diatur dengan menyesuaikan kapasitas toko, dan setiap pelanggan akan diberikan nomor antrean.
- Setiap pelanggan WAJIB cuci tangan sebelum masuk toko.
- Pelanggan disarankan memakai masker serta disediakan juga hand sanitizer untuk menjaga kebersihan tangan.
- Jam operasional toko 08.00 - 21.00 WIB.
Bahkan, di poster digital selanjutnya, diatur jam belanja pelanggan. Setiap 60 menit dibatasi 150 pengunjung yang bisa masuk toko.
Meski disebutkan bahwa lebijakan itu akan diterapkan pada Kamis (26/3/2020), rupanya pada Rabu ini sudah tampak antrean di halaman Mirota Kampus. Hal itu terlihat dari foto-foto yang diunggah warganet ke Twitter.
"Social distancing di Mirota gaes," cuit @Kusumadyhp.
"Salut sama Mirota Kampus Jalan C Simanjuntak, yang sudah menyediakan fasilitas wastafel untuk cuci tangan + mulai menerapkan physical distancing buat para pengunjungnya. Mirota selalu idola," tulis @nisaanisar.
"Buat teman-teman yang di Jogja, sekadar info, mulai besok Mirota C Simanjuntak bakal nerapin pembelanjaan dengan social distancing. Jadi kuota di dalam Mirota bakal dibatasi kurang lebih 150 orang saja. Jadi sebelum masuk, bakal antre dan ada pengecekan suhu tubuh dan cuci tangan dulu," kicau @winyfara.
"Di Mirota sekarang mau masuk harus antre wajib cuci tangan #SocialDistancing," ungkap @agnessy_maria.
Baca Juga: Dosen dan Kepala LPPM IPB Meninggal Dunia, Rektor: Sempat Tes Swab
Berita Terkait
-
Wapres Ma'ruf Amin Sebut Semangat Nyepi Sejalan dengan Social Distancing
-
Viral Video Sepinya Jogja Efek Corona, Netizen Terenyuh: Semoga Cepat Pulih
-
Pemerintah Tekankan Social Distancing Harus Sampai Lingkup Keluarga
-
Umumkan Lockdown, Perdana Menteri India Ibaratkan Epik Ramayana
-
Rentan Penyebaran Corona, Pilkades di Bantul Ditunda
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat