SuaraJogja.id - Berbagai kalangan kini sedang berlomba-lomba untuk menekan sebaran virus corona, baik dari kalangan artis yang menggalang dana, hingga warga setempat yang secara swadaya melakukan penyemprotan disinfektan secara swadaya.
Tak terkecuali dokter sekaligus influencer Tirta Mandiri Hudhi, atau yang dikenal dengan dr. Tirta. Akhir-akhir ini dokter jebolan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada ini memang banyak disorot karena berbagai komentar pedasnya yang menyoroti artis yang memanfaatkan followersnya di masa wabah corona ini.
Melansir dari channel Youtube Indonesia Lawyers Club, dr. Tirta menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan. Terutama kebersihan tangan. dr Tirta menegaskan bahwa cuci tangan adalah langkah terbaik untuk membunuh bakteri dan virus.
"Dengan cuci tangan yang sesuai dengan rekomendasi WH dan IDI, Kalo emang gak ada hand sanitizer, cuci tanganlah pakai sabun. Sabun apa? Ya sabun. Sabun cuci tangan, sabun cuci piring, sabun mandi. Yang penting sabun. Dengan metode cuci tengan enam langkah yang sudah direkomendasikan selama 20 detik. Kalau emang 20 detik kelamaan, sambil nyanyi balonku ada 5, itu bisa membunuh hampir 90% bakteri dan virus yang ada di tangan," kata dr. Tirta.
Ia juga mengkritik beberapa pihak yang secara asal membuat hand sanitizer menggunakan campuran alkohol 90% dan tanaman lidah buaya.
"Kalau salah, bisa-bisa tangannya melonyok," ujar dr. Tirta.
dr. Tirta juga menyoroti kurangnya Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis di Indonesia. Ia mengibaratkan tenaga medis di Indonesia dalam game PUBG sedang berperang menggunakan panci, sedangkan lawannya sudah menggunakan senapa AWP.
"Jadi kita itu hanya bermodal panci, baru mau berangkat tapi sudah di head-shot sama virusnya," ujarnya.
Baca Juga: 3 Kepala Daerah di Jabar Positif Corona, Giliar Bupati Purwakarta Mau Tes
Berita Terkait
-
Alhamdulillah 1 Pasien Corona Sembuh, Total 31 Orang Dibolehkan Pulang
-
Bertambah 105, Total Kasus Positif Corona Melesat Jadi 790 Orang
-
Cegah Corona, Lapas Sleman Lakukan Disinfektasi Mandiri
-
Dibagikan Ilmuwan, Begini Penampakan Virus Corona COVID-19
-
PDP Paling Banyak di DIY, Ini Informasi Sebaran Kasus Corona di Sleman
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Sambut Waisak, Arca Unfinished Buddha Dipindahkan ke Lapangan Kenari Borobudur
-
Soal Izin Gereja GMS di Bantul, Bupati Halim: Hak Ibadah dan Legalitas Bangunan Itu Dua Hal Berbeda
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar