SuaraJogja.id - Dalam menghadapi wabah virus corona yang kian menggurita ini tak dimungkiri tenaga medis menjadi garda terdepan yang diandalkan. Simpatik dan asupan semangat pun banyak disematkan kepada mereka, termasuk datang dari Bupati Klaten, Sri Mulyani.
Melalui sebuah karangan bunga warna merah, gambar Bupati Klaten tersebut memberikan ucapan semangat kepada para pejuang medis di Puskesmas Prambanan yang saat ini turut andil dalam penanganan penyebaran virus corona.
Karangan bunga yang diberikan Bupati Klaten tersebut mendapat sorotan dari salah seorang seniman Jogja, Marzuki Mohamad. Seniman yang punya nama panggung Kill the DJ tersebut menilai bahwa dana yang disiapkan untuk membuat karangan bunga tersebut alangkah baiknya digunakan untuk belanja Alat Perlindungan Diri (APD) yang saat ini jauh lebih dibutuhkan para tenaga medis.
Hal tersebut seperti terungkap dari kicauan di akun Twitter pribadinya yang disertai foto unggahan karangan bunga dari Bupati Klaten, Sri Mulyani.
"Dear Bupati Klaten, Dari pada buat beli karangan bunga mending buat produksi APD bagi tenaga kesehatan, Matur Nuwun Warga Prambanan," tulisnya.
Kicauan rapper yang kondang lewat tembang Jogja Istimewa itupun mendapat dukungan dari para netizen.
"Sarujuk mas," kata @Nurediprasetyo.
"Cocok sarujuk mas Juk," kicau @aldhyy-rae.
"Wkwkwkwkk ayo semangat doang mah bocah umur 3 taun juga bisa ngomong gitu," tulis @mgghmmdrsd.
Baca Juga: Miris! Sumbu Filosofi antara Tugu Pal ke Kraton Jogja Hilang, Diduga Dicuri
"They just have no idea what to do, dont they?" kata @fredrikknmudas.
"masukan cerdas," kata @why_septyaiwan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Harga TV Changhong dan Kelebihan yang Perlu Diketahui, Cek Sekarang di Blibli
-
Permohonan Data Publik Menguat, KDI Tangani 41 Sengketa Informasi Pertanahan di DIY
-
Seminar Moderasi Beragama UNY, Generasi Z Sleman Belajar Toleransi di Era Digital
-
Bukan Tanpa Alasan, Ini Penyebab Utama Proyek Pengolahan Sampah di DIY Tertunda
-
Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog