SuaraJogja.id - Lebih dari seribu titik di Kabupaten Bantul telah disemprot disinfektan untuk membasmi virus corona SARS-CoV-2 penyebab penyakit COVID-19. Hingga Rabu (25/3/2020) siang, tercatat sudah ada 1.127 titik di Bantul yang menjadi lokasi disinfeksi.
Data tersebut dibagikan Pemkab Bantul di Twitter pada Rabu sore. Seribuan titik yang disemprot disinfektan itu terdiri dari tempat-tempat yang biasanya menjadi tempat berkumpulnya banyak orang.
Menurut infografis dari Pemkab Bantul, rincian dari 1.127 titik itu yakni 518 tempat ibadah, 181 sekolah, 71 pasar, 19 fasilitas kesehatan, 96 perkantoran, dan 296 fasilitas umum lainnya. Dibandingkan jumlah sebelumnya pada Selasa (24/3/2020), yang menunjukkan bahwa ada 1.007 titik yang disemprot disinfektan, maka pada Rabu telah dilakukan penyemprotan di 120 titik.
Penyemprotan dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bantul dan para relawan. Gugus tugas yang dibentuk Pemkab Bantul itu merupakan gabungan dari personel Dinas Kesehatan, BPBD, Polres Bantul, Kodim Bantul, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di lingkungan Pemkab Bantul.
Sejumlah warga di beberapa wilayah di DIY sendiri, termasuk Bantul, sudah mulai bergerak secara swadaya melakukan penyemprotan disinfektan. Aksi ini dilakukan untuk membantu pemerintah menekan angka penularan virus corona di samping menerapkan social distancing
Berita Terkait
-
Belum Ada Penyemprotan Disinfektan di Sidoarjo, Warga Swadaya Gerak Sendiri
-
Antisipasi Corona, Warga Bendungan Kulon Progo Swadaya Semprot Disinfektan
-
Tangkal Corona, Ibu PKK Sleman dan Komunitas Gereja Disinfektasi Pemukiman
-
Rentan Penyebaran Corona, Pilkades di Bantul Ditunda
-
Mulia Banget, Begini Aksi Gelandang Bali United Perangi Virus Corona
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Balita Dikunci di Kamar Mandi: Kisah Horor di Balik Pintu Daycare Little Aresha Yogyakarta
-
Ekuitas BRI Mencapai Rp330,9 Triliun di Tengah Pembagian Dividen
-
Peringatan 20 Tahun Gempa Jogja: Menyiapkan Generasi Muda Menghadapi Ancaman Bencana Alam
-
Diseret ke Isu Lain, Kuasa Hukum Sri Purnomo: Tanpa Bukti di Sidang, Itu Bukan Fakta Hukum
-
Polresta Sleman Selidiki Teror Order Fiktif Ambulans dan Damkar, Nomor Pelaku Terdeteksi di Sumut