SuaraJogja.id - Virus corona yang merebak di Yogyakarta membuat sebagian kampus di Yogyakarta memberlakukan berbagai kegiatan secara daring, baik perkuliahan, bimbingan maupun kegiatan terkait.
Salah satu kampus yang memberlakukan kuliah daring dan pembatasan kegiatan di kampus adalah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Sebelumnya, melalui surat edaran No 6/SE/2020 Tentang Pembatasan Kegiatan di Kampus untuk Pencegahan Penyebaran Coronavirus Disease-19 (COVID-19), diberlakukan pembatasan berbagai kegiatan di kampus hingga tanggal 31 Maret.
Namun, informasi yang dihimpun Suarajogja, UNY pada hari Selasa (31/3/2020) mengeluarkan edaran yang menjelaskan adanya perubahan atas surat tersebut.
Dalam surat bernomor 7/SE/2020 tersebut menjelaskan masa berlaku dari surat terkait tentang pembatasan kegiatan di kampus diperpanjang hingga 21 April 2020. Langkah ini diambil karena adanya peningkatan jumlah kasus virus corona.
Menghabiskan waktu di rumah jangan sampai terbuang sia-sia, sepertinya hal itulah yang ingin disampaikan oleh rektor UNY, Sutrisna Wibawa.
Melansir dari akun Instagram pribadinya @sutrisna.wibawa, ia membagikan unggahan tangkapan layar game online yang ia mainkan bersama cucunya.
"Cacingnya vegetarian, lagi diet dan menjaga imun jadi harus memperbanyak asupan bergizi dan sehat. Tidak boleh makan sembarangan dan tidak boleh bertemu dan bertabrakan dengan cacing lain supaya tidak terkena corona. #physicaldistancing. Diajarin game online sama Almeera. #GabutLevelRektor," tulis sutrisna.wibawa.
Dalam unggahannya tersebut, ia menunjukkan bahwa waktu di rumah bisa diisi dengan hal-hal yang bermanfaat, seperti menikmati waktu berkualitas bersama keluarga, yang mungkin sering terlewat karena sibuk bekerja.
Baca Juga: ASN Kemenag Bekerja dari Rumah, Warga yang Mau Nikah Bisa Daftar Online
Unggahannya tersebut memancing berbagai respon lucu dari warganet, salah satunya akun @trilistiaa_.
"Ternyata gak sia sia gue nge game cacing beginian ada ilmu nya juga wkwkw," tulisnya.
Ada yang tahu pak rektor main game apa? Jawab di kolom komentar ya.
Berita Terkait
-
Bikin Haru, Penjual Gethuk Keliling Ini Sampaikan Pesan Menyentuh
-
Update Corona 30 Maret 2020 di Jogja: 41 Pasien Negatif, Positif Tak Tambah
-
Update Corona di Jogja: PDP Bertambah Jadi 175 Orang
-
Kabar Baik, Pemda DIY Akhirnya Dapat 14 Ribu Lebih Rapid Test Corona
-
RS Sardjito Bantah Kabar Istri Almarhum Prof Iwan Positif COVID-19
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi