SuaraJogja.id - Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta (Disdik Jogja) memastikan bahwa kelulusan siswa sekolah ditentukan hasil Ujian Sekolah. Kebijakan baru ini dibuat untuk menyesuaikan Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait dengan peniadaan Ujian Nasional (UN) 2020.
"Berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), UN ditiadakan dan kelulusan diganti dengan Ujian Sekolah," ucap Kepala Disdik Jogja Budi Santosa Asrori, Jumat (3/4/2020).
Dalam status tanggap darurat COVID-19 ini, kata Budi, jian Sekolah dapat dilakukan dalam bentuk portofolio, nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya.
"Memang Ujian Nasional saat ini tidak menentukan kelulusan, yang menentukan adalah Ujian Sekolah," paparnya.
Sekolah pun diberi pilihan untuk tetap melaksanakan Ujian Sekolah secara daring dengan melihat kemampuan sekolah, siswa, dan orang tua. Namun untuk skema pelaksanaanya, Disdik Jogja menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing sekolah.
"Seperti biasanya kelulusan diserahkan sepenuhnya kepada satuan pendidikan. Dinas Pendidikan tidak melakukan intervensi dalam penentuan kelulusan," ungka Budi.
Ia mengingatkan agar sekolah mengutamakan untuk menjaga aspek kompetensi siswa, sehingga Ujian Sekolah tersebut tidak perlu untuk mengukur capaian kurikulum secara menyeluruh.
Sementara, kenaikan kelas pada pertengahan bulan Juni nanti juga akan dilakukan dengan skema yang sama, mengingat status tanggap darurat nasional COVID-19 berlangsung hingga 29 Mei. Ujian akhir semester untuk kenaikan kelas dalam bentuk tes yang mengumpulkan siswa tidak boleh dilaksanakan, tetapi hal ini dikecualikan bila telah dilaksanakan sebelum terbitnya Surat Edaran ini.
"Ujian akhir semester untuk kenaikan kelas dapat dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor serta dari prestasi yang diperoleh sebelumnya, juga penugasan, tes daring, dan atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya," jelas Budi, dikutip dari situs web resmi Pemkot Jogja.
Baca Juga: Demi Selamatkan MotoGP 2020, Dorna Siap Gelar Balapan Tanpa Penonton
Selain itu, proses pembelajaran atau kegiatan belajar mengajar (KBM) di rumah, yang awalnya berakhir pada 31 Maret, diperpanjang hingga 14 April mendatang. Perpanjangan masa KBM daring itu berdasarkan pada Surat Edaran Gubernur tentang perpanjangan masa pembelajaran jarak jauh bagi peserta didik dalam masa darurat penyebaran COVID-19 di lingkungan Pemda DIY.
Budi lantas mengimbau agar sekolah menjalankan sistem KBM daring secara menyenangkan dan variatif, sehingga siswa tidak merasa jenuh.
"Selain itu juga jangan memberatkan orang tua dan siswa dengan penugasan yang sifatnya berlebihan," tambah Budi.
Berita Terkait
-
UN Ditiadakan karena Corona, Ujian Sekolah Bisa Dilakukan Tanpa Tatap Muka
-
UN 2020 Resmi Ditiadakan Karena Corona
-
Kulon Progo Segera Berlakukan KBM Secara Daring dari Rumah
-
Pelajar Kelas 9 SMP di Kota Blitar Ikuti Ujian Sekolah Pakai Handphone
-
Bantu Tingkatkan Kerja Otak, Konsumsi Makanan Berikut Sebelum Ujian
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha