SuaraJogja.id - Wabah virus corona tak dimungkiri telah menghantam industri pariwisata di Jogja terkhusus untuk para pelaku penginapan dan hotel.
Anjloknya tingkat okupansi hotel di Jogja, membuat sejumlah pelaku industri perhotelan tergerak membuat kampanye unik untuk membuat pariwisata di Jogja kembali bergeliat. Salah satunya yang sempat viral yakni dengan membuat aksi bertajuk "From Jogja with Love" yakni menyalakan lampu kamar hotel membentuk formasi love.
Tercatat ada sebanyak 65 hotel bintang 3 hingga bintang 5 yang turut berpartisipasi dalam kampanye simpatik yang digelar pada Sabtu (4/4/2020) malam mulai pukul 19.00 - 21.00.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Internasional (PHRI) DIY Deddy Pranowo Eryono menyebut selain menyalakan lampu di sejumlah kamar beberapa hotel lainnya menyalakan lampu hias cinta.
"Lampu bertanda cinta ini sebagai bukti kami masih hidup. Ini juga sebagai penyemangat kami," terangnya, Minggu (5/4/2020).
Aksi unik inipun mengundang reaksi beragam dari para netizen. Tak sedikit yang kagum hingga kangen untuk kembali ke Jogja.
"Rindu Jogja dengan segala ceritanya," kata @MaulidaIndaah.
"Jogja keren abiss," tulis @aku_oonk.
"Kok aku mrinding sih," kicau @angginof_.
Baca Juga: Update Corona 5 April 2020 di Jogja: 4 Pasien Positif Meninggal, 6 Sembuh
"Semoga lekas membaik Jogjaku," kata @sucyang.
"Kok keren," tulis @Ayunda_dwi06.
"Ya Allah jadi kangen Jogja," tulis @oktaMo_.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Permohonan Data Publik Menguat, KDI Tangani 41 Sengketa Informasi Pertanahan di DIY
-
Seminar Moderasi Beragama UNY, Generasi Z Sleman Belajar Toleransi di Era Digital
-
Bukan Tanpa Alasan, Ini Penyebab Utama Proyek Pengolahan Sampah di DIY Tertunda
-
Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog
-
Enam Warga DIY Pernah Positif Hantavirus pada 2025, Masyarakat Diminta Tak Panik