"Imbauan di rumah saja menjadi momen langka berkumpulnya orangtua, anak dan nenek kakek selama empat belas hari tanpa pergi kemanapun," ujar Wahyudi.
Selama satu pekan masa karantina, Pemerintah Desa Panggungharjo sudah mengirimkan 300 paket sembako pada 220 Kepala Keluarga yang dikarantina.
Termasuk kepada warga pendatang yang tinggal di dalam kost, maupun warga negara asing (WNA) yang tinggal di kawasan tersebut.
"Jadi dalam situasi darurat ini, yang domisili menjadi tanggungjawab pemerintah setempat," kata Wahyudi.
Saat ini, kondisi wilayah yang dikarantina relatif sepi. Namun, salat berjamaah masih tetap dilakukan seperti biasa. Meski begitu, Wahyudi menjelaskan kegiatan tersebut sudah dihimbau agar dilaksanakan dalam waktu singkat, dengan tetap menjaga jarak dan rutin dilakukan disinfektasi.
Berita Terkait
-
Patroli Kerumunan, Satgas COVID-19 Desa Bantul Temukan Remaja Kesurupan
-
Pemkab Bantul Siapkan Tempat Tinggal Sementara Bagi Tenaga Medis COVID-19
-
Update Corona 11 April 2020 di Jogja: 41 Positif, 13 Sembuh, 26 Meninggal
-
Terdampak Corona, Cilok Dagangan Puput Pernah Ditolak Masuk Kampung
-
Update Corona 10 April 2020 di Jogja: 3 Pasien Asal Sleman Sembuh
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais