SuaraJogja.id - Tinggal menunggu hitungan jam Keraton Yogyakarta merilis film dokumenter yang mengungkap kisah hidup sang Raja Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat sekaligus Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X atau Sultan HB X. Informasi tentang penanyangan film ini dibagikan akun resmi @kratonjogja di Instagram pada Kamis (16/4/2020) pagi.
Di video singkat unggahan tersebut disebutkan bahwa film ini akan membuat penontonnya mengenal lebih dekat Sultan HB X. Sebagai teaser, Sultan HB X di video itu mengingatkan masyarakat Jawa, khususnya Jogja, akan satu petuah.
"Kelangan bondo podo karo ora kelangan opo-opo. Kelangan nyowo podo karo kelangan separo [Kehilangan harta sama dengan tidak kehilangan apa-apa. Kehilangan nyawa sama dengan kehilangan separuh]. Kelangan harga diri atau martabat itu sama dengan kehilangan segalanya, sehingga jangan berkorban harga diri kita hanya untuk ditawar dengan sejumlah uang," ucap pria 74 tahun yang lahir dengan nama Bendara Raden Mas Herjuno Darpito ini.
Menurut keterangan @kratonjogja, dalam film tersebut, suami dari Permaisuri Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas ini akan menceritakan masa kecilnya hingga dewasa. Selain itu, dibeberkan pula tugasnya sebagai Raja dan Gubernur DIY.
Tak hanya itu, film produksi Tepas Tandha Yekti Keraton Jogja ini juga dilengkapi dengan pendapat keluarga, staf, dan sahabat tentang keseharian Sultan HB X. Film dokumenter berjudul Danapratapa tersebut akan ditayangkan perdana di kanal YouTube Kraton Jogja malam ini, Kamis, 16 April 2020 pukul 19.00 WIB.
"Semoga dapat menemani Sahabat dan keluarga sembari tetap #dirumahaja," tutup @kratonjogja, memberikan tagar gerakan yang mendukung upaya mencegah makin meluasnya virus corona penyebab COVID-19, yang kini tengah mewabah di sleuruh dunia.
Berita Terkait
-
Berharap Wabah Corona Segera Berlalu, Warga Bantul Buat Sayur Lodeh 7 Warna
-
Balita di Yogyakarta Postif Virus Corona
-
Keris Nogo Siluman Kembali, Sultan Juga Minta Belanda Kembalikan Manuskrip
-
Tamu Istimewa, Raja dan Ratu Belanda Disambut Sultan dengan Busana Khusus
-
Wisata Keraton Jogja Tutup Rabu Besok untuk Sambut Raja Belanda
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bukan Tanpa Alasan, Ini Penyebab Utama Proyek Pengolahan Sampah di DIY Tertunda
-
Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog
-
Enam Warga DIY Pernah Positif Hantavirus pada 2025, Masyarakat Diminta Tak Panik
-
Lapor Polisi Sejak 2025, Kasus Dugaan Penipuan BPR Danagung di Polda DIY Jalan di Tempat
-
Gandeng YKAKI, Tilem ing Tentrem Berikan Ruang Jeda Penuh Makna bagi Mereka yang Merawat