Bangunan guest house dijadikan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Panggung Lestari milik Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul sebagai rumah singgah bagi pemudik maupun pendatang selama pandemi corona. - (SuaraJogja.id/Mutiara Rizka)
"Kalau penolakan belum ada, lebih kepada kebutuhan teknis jika seandainya tidak memungkinkan bagi pendatang untuk karantina mandiri di rumahnya," kata Wahyudi.
Ia menjelaskan, keberadaan guest house sebagai bentuk pencegahan terjadinya konflik sosial, termasuk mencegah terjadinya penolakan terhadap warga pendatang dari luar daerah.
Selain rumah singgah, Pemerintah Desa Panggungharjo juga tengah menyiapkan rumah karantina bagi warganya yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) bergejala. Wahyudi menambahkan, fasilitas tersebut diperkirakan akan selesai dalam dua minggu ke depan dan dapat menampung sekitar 150 pasien.
Berita Terkait
-
Kaum Muda Berpendapatan Rendah Diprediksi Bakal Nekat Mudik Lebaran
-
Pemkot Tetapkan Pendatang dan Pemudik di Jogja Melapor secara Daring
-
1,3 Juta Orang Berpotensi Nekat Mudik di Tengah Penyebaran Virus Corona
-
Makin Dibatasi, Ini Aturan Pemudik yang Mau Masuk DIY
-
Masuk Semarang Gunakan Transportasi Umum, Pemudik Wajib Isi Data Tujuan
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Pengamat: Bisa Jadi Akal-akalan Amankan Jalan Politik 2029
-
Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?
-
Isu Ijazah Gibran Disinyalir Tutupi Riuhnya Reshuffle Kabinet, Pengamat UngkapPermainan Politik
-
Mutasi 88 Perwira Belum Cukup! JPW Minta Kapolri Baru Sikat Habis Masalah Sampai ke Polsek
-
Pilur Serentak Bantul Digelar Besok, 15 TPS Dipetakan Rawan hingga Sangat Rawan