Atang bersiap untuk berangkat menjual semangka menggunakan mobil pick up yang biasa digunakan untuk mengangkut sound system miliknya, Senin, (27/4/2020). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]
"Pindah-pindah sih, biasanya kalau ada keramaian di tempat orang biasanya beli takjil saya nongkrong di situ. Sudah siap timbangan juga jadi tinggal melayani saja kalau ada yang mau beli," imbuhnya.
Salah satu warga yang kebetulan mampir untuk membeli semangka, Mia Varhana, mengatakan bahwa ia rutin membeli semangka di tempat Atang. Sejauh ini ia belum pernah kecewa ketika membeli semangka.
"Karena besar-besar dan garansi, kalau biasanya beli di tempat lain warnanya putih ya tapi di sini merah. Di sini bijinya juga sedikit, dengan kualitas yang seperti ini ya termasuknya murah," ujarnya.
Berita Terkait
-
Rugi Rp240 Miliar, Pelaku Wisata di DIY Terancam Gulung Tikar Tahun Ini
-
Sebelum Geruduk Rumah Warga, Pemuda Kelurahan Jati Periksa CCTV Masjid
-
Pulang dari Magetan, Seorang Santri Terpaksa Diisolasi di RSUD Wates
-
Gara-gara Virus Corona, Pengangguran di AS Tembus 26,5 Juta Orang
-
Pandemi Covid-19, Warga India Terancam Kelaparan
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi
-
Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro
-
Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir
-
11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa
-
Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY