SuaraJogja.id - Swalayan Indogrosir di Jalan Magelang, Kecamatan Mlati, Sleman ditutup sementara mulai Selasa (5/5/2020). Penutupan yang dilakukan oleh Pemkab Sleman berkaitan dengan adanya temuan paparan COVID-19, yang bermula ketika ada salah seorang karyawan Indogrosir yang pingsan.
"Mulai hari ini, sementara Indogrosir kami tutup, tidak boleh operasional. Kita selesaikan rapid test untuk karyawan," kata Bupati Sleman Sri Purnomo di Sleman, Selasa (5/5/2020).
Dia mengatakan, Indogrosir ditutup sampai dengan hasil swab dari lima karyawan yang dilakukan sebelumnya keluar.
Dalam update yang ia tuliskan di Twitter, Selasa pukul 19.24 WIB, Sri Purnomo menyebutkan, pada akhirnya rapid test pada Selasa dilakukan terhadap 196 karyawan Indogrosir, dan 30 di antaranya reaktif.
Baca Juga: Nasib THR untuk Para Pekerja Ada di Tangan Pemerintah Pusat
"Sehingga total yang dilakukan rapid test ada 300 orang, 57 di antaranya reaktif," ungkap @SriPurnomoSP.
Dilansir ANTARA, kasus dugaan adanya karyawan Indogrosir yang terpapar COVID-19 ini bermula dari adanya satu karyawan yang merupakan warga Kota Yogyakarta yang positif COVID-19. Kemudian dari 10 karyawan lainnya, satu karyawan melakukan rapid test di Puskesmas Kota Yogyakarta dan sembilan di Puskesmas Mlati 1 Sleman, dengan hasil empat orang nonreaktif dan lima orang reaktif.
Mulanya pada Sabtu (25/4/2020), sekitar pukul 14.15 WIB, ada salah satu karyawan Indogrosir pingsan di dalam area Indogrosir, tepatnya di bagian kasir. Selanjutnya, tiga karyawan lainnya yang melihat kejadian tersebut mengangkat karyawan yang pingsan itu keluar area Indogrosir dan memasukkannya ke dalam mobil untuk dibawa ke RSA UGM.
Saat itu, yang berada di dalam mobil ada empat karyawan. Di RSA UGM, karyawan yang pingsan tersebut langsung menjalani pemeriksaan medis.
Pada pukul 20.00 WIB, ia diperbolehkan pulang dan disarankan untuk istirahat serta mengisolasi diri di rumahnya. Karyawan itu pun diantar pulang oleh empat karyawan lain yang sebelumnya ikut mengantarnya ke rumah sakit.
Baca Juga: Bantu Korban Terdampak Covid-19, Striker Persib Wander Luiz Lelang Jersey
Selanjutnya, pada Kamis (30/4/2020), tujuh karyawan Indogrosir yang sempat menolong karyawan pingsan tadi diinstruksikan untuk melakukan cek darah di Puskesmas Mlati 1. Pada Sabtu (2/5/2020), hasil cek lab menyatakan, tiga orang nonreaktif dan lima orang reaktif, sehingga keseluruhan karyawan yang terlibat menolong melaksanakan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing sampai 15 Mei 2020.
Berita Terkait
-
Inflasi Sukses Ditekan, Pemkab Sleman Kantongi TPID Award
-
Tewas di Lift Bandara Kualanamu, Bareskrim Siap Proses Laporan Suami Aisiah Sinta: Pasti Ditindaklanjuti
-
Pemkab Sleman dan Para Sesepuh Kelompok Jalani Mediasi Pascakerusuhan di Babarsari
-
Pemkab Sleman Tutup Outlet Holywings Imbas Promo Miras
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan