Scroll untuk membaca artikel
Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Senin, 18 Mei 2020 | 10:55 WIB
Keuskupan Agung Semarang (KAS) membagikan sembako kepada santri dan warga di sekitar Pondok Pesantren Roudhotus Sholihin Sayung, Demak, Minggu (17/5/2020). - (Times Indonesia/Humas KAS)

Imam Besar Al Azhar Syeikh Ahmed Al-Tayeb menyambut gembira seruan itu dan mendukung gerakan bersama untuk berpuasa, berdoa, dan beramal.

"Hal tersebut makin istimewa karena dilaksanakan bersama umat Muslim yang juga sedang berpuasa di bulan Ramadan," ungkap Romo Didik.

"Orang yang dipenuhi kasih Allah akan juga berbuat kasih pada sesamanya. Dengan demikian dunia ini akan diwarnai kasih persaudaraan dan damai sejahtera," imbuhnya.

Romo Didik menambahkan, aksi peduli kasih ini juga dilaksanakan untuk mewujudkan solidaritas dalam mengatasi virus corona.

Baca Juga: Sepanjang Tahun Ini, Investor Asing Catat Jual Bersih Rp24 Triliun

"Kita mengetahui bahwa virus corona ini tidak hanya menyerang orang-orang yang terpapar secara kesehatan, tetapi juga berdampak bagi orang lain, sehingga ada yang terpapar secara sosial, ekonomi, pendidikan, dan lain-lain," jelas dia.

Melalui aksi peduli kasih ini, Romo Didik berharap dapat membangkitkan rasa pengharapan di tengah situasi yang sulit saat ini. Baginya, sebagai sesama saudara sebangsa dan makhluk ciptaan Tuhan, sudah sewajarnya seluruh masyarakat saling memperhatikan dan membantu.

"Virus ini telah menyerang umat manusia tanpa diskriminasi, maka kita pun harus berjuang melawannya secara bersama tanpa diskriminasi juga. Kami berharap aksi peduli sesama ini dapat makin menguatkan jalinan persaudaraan dan kerukunan umat beragama di Indonesia, khususnya kota Semarang dan sekitarnya," ungkap dia.

Load More