- Seorang driver ojek daring dianiaya orang tak dikenal di Kledokan, Sleman, setelah menyalip motor pelaku provokatif.
- Insiden bermula dari kesalahpahaman terkait aksi menyalip di Jalan Solo, yang kemudian memicu pengejaran dan pemukulan.
- Polsek Depok Barat menerima laporan warga, dan kini kasus penganiayaan tersebut ditangani oleh Satreskrim Polres Sleman.
SuaraJogja.id - Seorang driver ojek online (ojol) mengalami penganiayaan orang tak dikenal di kawasan Kledokan, Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman. Saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.
Ketua Wadah Komunikasi Antar Driver Aktif Yogyakarta (Wakanda), Rie Ramawati, menuturkan bahwa insiden bermula ketika korban melintas di Jalan Solo.
Saat itu, korban yang hendak mengantar pesanan berpapasan dengan pengendara lain yang diduga sedang melakukan aksi provokatif dengan memainkan gas motor secara berlebihan.
"Mereka bleyer-bleyer motor. Nah, itu disalip sama driver Shopee-nya, tapi tujuannya driver Shopee kan biar cepet sampai ke customer," kata perempuan yang akrab disapa Wuri saat dikonfirmasi, Kamis (12/2/2026).
Diungkapkan Wuri, tindakan menyalip tersebut rupanya memicu kemarahan pelaku hingga berujung pada pengejaran. Ketegangan memuncak ketika pelaku berhasil menghentikan korban dan langsung melakukan tindakan kekerasan secara fisik.
"Tersinggung [karena disalip] terus ngejar driver Shopee-nya. Terus terjadi pemukulan pertama," ucapnya.
Setelah pemukulan pertama, pelaku sempat melarikan diri tapi kemudian dikejar balik oleh korban. Namun justru korban dipukul oleh pelaku.
"Dua kali pemukulan. Nah itu terus sama warga perumahan yang di tempat pemukulan terakhir itu, mereka laporan ke Polsek Depok Barat bahwa ada keributan, ngoten," tandasnya.
Adapun korban diketahui berinisial I tengah bersama sang kekasih saat kejadian. Meskipun keduanya berada di lokasi, Wuri bilang bahwa kekerasan fisik secara telak dialami oleh driver pria.
Baca Juga: Viral Mahasiswi Tabrak Jambret di Kota Yogyakarta, Polisi Ungkap Kronologi Aksi Kejar-kejaran
Ia menyatakan bahwa pihak komunitas driver sendiri telah melakukan pendampingan sejak awal laporan di Polsek Depok Barat hingga proses visum.
Saat ini, kasus tersebut telah dilimpahkan ke tingkat Polres Sleman untuk penanganan lebih lanjut.
Dikonfirmasi terpisah, Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, menuturkan bahwa pihaknya tengah mendalami kasus ini.
"Satreskrim Polresta Sleman dan unit Reskrim Depok barat masih melakukan pemeriksaan olah TKP untuk memastikan perkaranya," ucap Salamun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Driver Ojol di Sleman Dianiaya Orang Tak Dikenal, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Gagal Gondol Burung Tengah Malam, Maling di Sleman Semprot Spray Gun saat Diringkus Warga
-
Sibuk Cari Cuan, Ratusan Pedagang di Bantul Akhirnya Bisa Cek Kesehatan Gratis
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Dinas Pendidikan Sleman Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan Selama Libur Ramadan