- Seorang mahasiswi di Yogyakarta spontan mengejar dan menabrak pelaku jambret ponsel berinisial WY hingga terjatuh dan tertangkap warga.
- Pelaku jambret ponsel tersebut diketahui merupakan residivis yang baru bebas Januari dan juga menggunakan motor hasil curian lain.
- Polsek Umbulharjo menahan pelaku atas kasus pencurian dan mengancamnya dengan pidana penjara maksimal lima tahun.
SuaraJogja.id - Aksi membela diri menggagalkan penjambret kembali terjadi di Yogyakarta. Aksi ini sempat viral di media sosial setelah korban nekat mengejar dan menabrakkan sepeda motornya ke arah pelaku hingga terjatuh.
Peristiwa itu bermula saat Eviana (21) seorang mahasiswi di Yogyakarta berboncengan sepeda motor dengan teman perempuannya bernama Yunda (22). Saat itu tiba-tiba dipepet oleh terduga pelaku dari sebelah kiri.
"Kemudian terduga pelaku ini mengambil handphone yang diletakkan oleh korban di dashboard motor depan bagian kiri," kata Kapolsek Umbulharjo AKP Hellga Dimas Prakosa, Rabu (11/2/2026).
Tidak tinggal diam melihat ponselnya berpindah tangan, korban secara spontan langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku berinisial WY alias Siheng (38) warga Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
Aksi kejar-kejaran tersebut berlangsung singkat, hanya berjarak sekitar 100 meter dari lokasi awal kejadian di Jalan Menteri Supeno hingga berakhir di Jalan Pakel Baru.
"Korban ini menabrakkan motornya ke motor pelaku, dan alhasil pelaku tersebut terjatuh. Kemudian pelaku sempat berlari, dan kemudian ditangkap oleh warga," ujarnya.
Disampaikan Hellga, bahwa korban dalam kondisi selamat dan tak terluka. Sementara pelaku hanya mengalami luka goresan akibat terjatuh sebelum akhirnya diamankan oleh warga sekitar dan petugas.
Ia menyebut aksi dari korban itu merupakan spontanitas setelah barangnya dicuri.
"Ya karena korban merasa dirugikan karena ulah pelaku, handphone-nya tiba-tiba diambil dan korban juga reflek akhirnya melakukan pengejaran dan ya terjadilah kecelakaan tersebut," tandasnya.
Baca Juga: Jogja Mulai Jenuh oleh Event Sport Tourism, Sinkronisasi Program Pariwisata Dinilai Mendesak
Berdasarkan hasil pemeriksaan, polisi mengungkapkan bahwa pelaku merupakan seorang residivis yang baru saja keluar dari penjara pada bulan Januari lalu.
Kanit Reskrim Polsek Umbulharjo Iptu Brimastya Paramadhanys mengungkap bahwa sebelum melancarkan aksinya terhadap mahasiswi itu, pelaku ternyata sudah melakukan aksi pencurian serupa di lokasi lain pada hari yang sama.
Pelaku bahkan sempat mengganti pakaian untuk mengelabui warga.
"Jadi sebelumnya juga pelaku ini sudah melakukan pencurian yang sama," ucap Brimastya.
Selain itu terungkap dari pengembangan kasus ini adalah mengenai kendaraan yang digunakan oleh pelaku saat beraksi. Polisi menemukan bahwa sepeda motor tersebut bukan milik pelaku.
"Ternyata motor yang digunakan oleh terduga pelaku, setelah kami cek identitasnya, ternyata motor ini adalah hasil curian juga di wilayah Banguntapan (Bantul)," ungkapnya.
Saat ini Polsek Umbulharjo tengah berkoordinasi dengan Polsek Banguntapan untuk pengembangan penyidikan pencurian motor.
Adapun pelaku mengaku nekat mencuri ponsel untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Kini, pelaku harus kembali berurusan dengan hukum dan mendekam di tahanan. Pelaku diancam dengan Pasal 476 KUHP UU nomor 1 tahun 2023.
"Dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun. Atau pidana denda paling banyak kategori lima, sejumlah Rp 500 juta," ujarnya.
Terkait dengan dugaan perkara lain yang muncul usai korban menyelamatkan harta benda itu, kata Kapolsek pihaknya masih berkonsentrasi pada satu kasus yakni pencurian.
"Kami masih konsen dalam kasus pencuriannya saja duli," tegas Kapolsek
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Beda Nasib dengan Hogi, Warga dan Mahasiswi Penangkap Jambret di Kota Jogja Justru dapat Penghargaan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Viral Mahasiswi Tabrak Jambret di Kota Yogyakarta, Polisi Ungkap Kronologi Aksi Kejar-kejaran
-
7 Prompt Gambar Poster Ramadhan 2026: Kreatif dan Penuh Semangat untuk Anak SD
-
Hanya Bergantung Nama Jokowi, Posisi Gibran Dinilai Rentan Terdepak dari Bursa Cawapres Prabowo 2029