- Percobaan pencurian terjadi di Kantongan A, Sleman, pada Kamis (12/2/2026) dini hari, melibatkan dua pelaku.
- Terduga pelaku berinisial MY tertangkap warga setelah berusaha mencuri sangkar berisi burung kenari kuning milik korban.
- Saat ditangkap, MY melawan menggunakan *spray gun* namun akhirnya berhasil diamankan dan diserahkan ke Polsek Tempel.
SuaraJogja.id - Sebuah aksi percobaan pencurian di wilayah Kantongan A, Merdikorejo, Kapanewon Tempel, Sleman, berakhir dramatis pada Kamis (12/2/2026) dini hari.
Seorang terduga pelaku berinisial MY berhasil diringkus warga setelah sempat melakukan perlawanan menggunakan alat semprot saat mencoba melarikan diri.
Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, menuturkan kepolisian telah menerima laporan terkait insiden yang terjadi sekitar pukul 02.30 WIB tersebut. Kejadian bermula saat pemilik rumah merasa curiga dengan suara kendaraan dan percakapan asing di depan kediamannya.
"Polsek Tempel Polresta Sleman menerima laporan masyarakat terkait dugaan percobaan tindak pidana pencurian yang terjadi pada Kamis (12/2/2026) dini hari di wilayah Kantongan A, Merdikorejo, Tempel," ujar AKP Salamun, saat dikonfirmasi, Kamis siang.
Berdasarkan kronologi kejadian, Salamun bilang, korban berinisial JWA (26) yang saat itu masih terjaga di ruang tamu, melihat dua orang mencurigakan berboncengan sepeda motor Honda Beat hitam.
Salah satu pelaku kemudian menyelinap ke area belakang rumah dan berusaha membawa kabur sangkar berisi burung kenari kuning milik korban.
"Salah satu terduga pelaku turun dari sepeda motor dan berjalan ke arah belakang rumah sebelah utara, kemudian menurunkan sangkar berisi burung kenari warna kuning," ungkapnya.
Mengetahui hal tersebut, korban langsung berteriak. Teriakan spontan dari korban memicu kepanikan kedua pelaku. Kemudian memicu aksi kejar-kejaran dengan warga sekitar.
Dalam kondisi terdesak, terduga pelaku MY nekat menyemprotkan spray gun ke arah korban dan seorang warga lain untuk membebaskan diri dari kepungan massa.
Baca Juga: Satu Pekan Operasi Progo, Polda DIY Klaim Berhasil Tekan Fatalitas Kecelakaan Lalu Lintas
"Saat diamankan, terduga pelaku sempat menyemprotkan spray gun," ujarnya.
Meski sempat melakukan perlawanan, MY akhirnya berhasil dilumpuhkan warga dan diserahkan ke pihak berwajib. Petugas piket Reskrim Polsek Tempel sempat membawa pelaku ke fasilitas kesehatan setempat guna memastikan kondisi fisiknya sebelum menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada kerugian materiil dalam peristiwa ini. Pasalnya barang bukti burung kenari berhasil diselamatkan.
Saat ini, Unit Reskrim Polsek Tempel tengah melakukan pengembangan kasus untuk memburu satu pelaku lain yang berhasil meloloskan diri.
"Saat ini kasus masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Reskrim Polsek Tempel guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain serta mendalami motif perbuatannya," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Program MBG Libur, Harga Daging di Pasar Jogja Turun Drastis, Pembeli Bisa Menikmati Ayam Murah Lagi
-
Konflik Timur Tengah Mereda, tapi Harga BBM Belum Tentu Turun di Indonesia, Ini Penjelasan Ekonom
-
Dugaan Malpraktik Balita di RSUD Prambanan: Polda DIY Periksa 14 Orang!
-
BRI Gelar CSR Pemberdayaan PMI, Cirebon Jadi Wilayah Prioritas
-
Duh! 142 Warga Bantul Kehilangan Pekerjaan, Efisiensi Berdampak PHK