SuaraJogja.id - Berniat merayakan ulang tahun teman spesialnya dengan membawa kue serta kado namun nasib tragis justru dialami Jovan Okta Pradanta (22). Warga Gadingan, Kalurahan Wates, Kapanewon Wates tersebut harus meregang nyawa setelah mengalami kecelakan tragis pada Rabu, (20/5/2020) malam.
Personel Unit Lalu Lintas Polsek Sentolo, Aiptu Cristianto menuturkan peristiwa nahas ini bermula ketika korban memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi dari arah selatan menuju utara. Korban lantas terjatuh dari sepeda motor setelah tak kuasa mengendalikan laku kendaraannya di jalanan menikung.
"Sementara itu ada truk yang melaju dari arah berlawanan. Lantaran jarak yang sudah dekat, korban langsung tertabrak kemudian masuk ke kolong truk hingga terlindas," ungkap personil Unit Lantas Polsek Sentolo, Aiptu Cristiawan, Rabu (20/05/2020).
Akibat kecelakaan yang terjadi di kilometer 22 Jalan Jogja-Wates tepatnya di Pedukuhan Kalimenur, Kalurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo tersebut membuat motor korban ringsek tak berbentuk. Pasalnya sepeda motor skuter matic Honda Scoopy dengan nopol AB 5414 XY yang dikemudikan korban itu dilindas habis oleh truk trailer dengan nopol B 9801 UEV yang dikemudikan oleh Hasan Syukur (45), warga Bekasi, Jawa Barat.
Akibat peristiwa ini, pengendara sepeda motor tidak dapat diselamatkan. Korban menghembuskan napas terakhirnya ketika mendapatkan perawatan di RSUD Wates akibat luka parah pada bagian kepala. Tidak hanya sepeda motor korban yang hancur lebur tapi juga kue ulang tahun, bunga dan kado yang dibawa korban ikut remuk hingga berserakan di jalan.
"Peristiwa ini tengah ditangani oleh Unit Laka Lantas Sat Lantas Polres Kulon Progo. Untuk bangkai kendaraan langsung diamankan di Mapolres," sambung Cristiawan.
Sementara itu sopir truk telah dibawa ke Mapolres Kulon Progo untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Pascakejadian, kemacetan sempat terjadi lantaran banyak warga dan pengguna jalan yang penasaran meski akhirnya bisa dikondisikan oleh pihak kepolisian.
Berita Terkait
-
Rapid Test Massal di Pasar Wates, Pedagang Menangis Ketakutan
-
Hasil Rapid Test Massal di Kulonprogo, Tiga Orang Dinyatakan Reaktif
-
Dinkes Klaim Angka Kesembuhan COVID-19 di Gunungkidul Sangat Tinggi
-
Kulon Progo Segera Laksanakan Rapid Test COVID-19 Secara Massal
-
Cerita di Balik Video Viral Penyambutan Pasien Sembuh Corona di Kulon Progo
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
BRI Perkuat Digitalisasi, Tebus Gadai di BRImo Dapat Cashback 10%
-
Tegaskan Indonesia Bukan Jalur Agresi, Pemerintah Didesak Tolak Akses Bebas Pesawat Militer AS
-
Jatah WFH ASN Jogja Hari Rabu, Pemda DIY Tak Mau Jumat: Biar Nggak Bablas Liburan!
-
Berani Lawan Arus, Komunitas Petani Punk Gunungkidul Siap Manfaatkan AI untuk Sokong Program MBG
-
Holding UMi Tancap Gas: 34,5 Juta Debitur Terjangkau, 1,4 Juta Nasabah Naik Kelas