SuaraJogja.id - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai bersiap menyambut wisatawan di masa new normal pada bulan Juni mendatang.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Sudarningsih mengatakan, sebagai salah satu daerah yang menjadi proyek percontohan new normal pariwisata Indonesia, sedikitnya ada dua destinasi wisata di Kabupaten Sleman yang akan dibuka pada awal Juni 2020 yaitu Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko.
Nantinya, di obyek wisata tersebut akan tetap diberlakukan prosedur tetap pencegahan COVID-19, bagi pengelola obyek wisata, pengunjung dan sumber daya manusia lain yang mendukung pariwisata setempat.
"Kami sedang mempersiapkan semuanya, kami juga sudah memasang wastafel untuk 62 destinasi dan desa wisata di Sleman," terangnya, kala dihubungi pada Selasa (26/5/2020).
Selain wajib mencuci tangan menggunakan sabun, di destinasi wisata para pengunjung juga wajib mematuhi peraturan seperti menggunakan masker dan saling menjaga jarak fisik.
"Beberapa destinasi wisata juga kami lengkapi dengan thermo gun," ucapnya.
Rencananya, dalam pekan ini pihaknya juga akan menggelar rapat koordinasi dengan para pengelila desa wisata. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan diri menyambut wisatawan, bila sewaktu-waktu desa wisata sudah bisa dibuka.
Sementara itu, berdasarkan pantauan Suarajogja.id di lapangan, hingga Senin (25/5/2020) malam, pintu masuk menuju objek wisata Kaliurang di pintu loket sebelah timur (Jalan Kaliurang) masih dijaga ketat oleh sejumlah petugas dan diberlakukan buka tutup portal. Portal hanya bisa dilewati oleh warga desa setempat dan wisatawan tidak diperkenankan melewatinya.
Penutupan juga berlaku di pintu loket sebelah barat (Jalan Boyong). Sehingga, tidak ada akses masuk bagi wisatawan untuk memasuki area tersebut.
Baca Juga: Baekhyun EXO Comeback, Langsung Cetak Rekor
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan
-
Uang Palsu Rp36 M Bukan Sekadar Kerugian, Akademisi: Bisa Gerus Kepercayaan Publik terhadap Rupiah