SuaraJogja.id - Jika gudeg menjadi makanan khas yang selalu lekat dengan Kota Jogja, maka untuk minumannya, kopi joss adalah yang paling dicari pengunjung kota wisata ini. Tak hanya itu, penduduk Jogja sendiri juga banyak yang menyukai kopi joss.
Tak heran, kopi yang disajikan dengan cara unik ini kerap menjadi target wisata kuliner banyak orang. Apa sih rahasianya?
Kalau biasanya penjual kopi menuangkan minuman di dalam gelas kemudian menghidangkannya kepada pelanggan, beda dengan kopi joss khas Jogja, penjual mencelupkan arang panas ke dalam segelas kopi. Sebutan kopi joss sendiri diambil dari bunyi "josss" ketika arang dimasukan ke dalam kopi.
Namun tak perlu khawatir, arang yang ada dalam kopi joss disebut-sebut memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Arang yang dibakar dengan suhu 250 derajat biasanya akan berubah menjadi karbon aktif yang jadi pengikat racun di tubuh.
Arang yang digunakan untuk kopi joss pun bukan sembarang arang. Dilansir Guideku.com -- jaringan SuaraJogja.id, arangnya harus berasal dari kayu yang berjenis kayu sambi dari Kalimantan. Itulah rahasia di balik nikmatnya kopi joss. Sampai-sampai, saking populernya bagi wisatawan lokal hingga asing, minuman ini juga punya julukan keren: the charcoal coffee, atau kopi arang.
Biasanya penjual kopi joss tak hanya menjual minuman, melainkan berbagai kuliner unik khas Jogja lainnya, mulai dari sate kere hingga nasi kucing tersedia di penjual kopi joss.
Enggak bakal bikin kantong kering, harga makanan dan minuman yang disediakan penjual kopi joss biasanya sangatlah murah. Bermodalkan uang Rp15.000, kamu sudah bisa merasakan istimewanya Jogja hanya dengan makan kenyang nasi kucing dan minum nikmat kopi joss.
Berita Terkait
-
Ada Es Ganja di Jogja Dijual Rp 5.000, Netizen: Awas Pulang Langsung Ngefly
-
Wiji Lestari, Kreator Mie Edes Pelangi Bantul yang Selalu Berinovasi
-
Yang Punya Mantan Chef, Viral Warung Makanan Mewah tapi Murah di Jakal
-
Kebakaran Terjadi di Rumah Makan Legendaris Kota Jogja
-
Heboh Mi Ayam Frozen Bu Tumini Ternyata Tak Berizin, Penjual Minta Maaf
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Gitar dan Pikiran Kritis: Mengenang John Tobing, Sahabat Karib yang Menjadi 'Suara' Demonstran
-
Jelang Hari Raya, Pengawasan Pangan dan Parsel Lebaran di Kota Jogja Diperketat
-
8 Fakta Dibalik Implementasi Pendidikan Khas Kejogjaan di Sekolah Yogyakarta
-
Gandeng RS JIH, Apartemen Mataram City Perkuat Fasilitas Kesehatan Penghuni
-
8 Fakta Pembacokan di Bantul: Pria Tewas Saat Tidur, Polisi Duga Pelaku Dua Orang