Sultan geram hingga ancam tutup Malioboro
Meski merupakan kegiatan yang positif dan menyehatkan, tetapi bersepeda juga bisa membahayakan jika penunggangnya mengabaikan protokol kesehatan di masa pandemi corona. Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X pun sempat dibuat geram oleh beberapa pesepeda yang berkerumun di sekitar kawasan Tugu, Malioboro, Titik Nol Km Jogja, hingga Alun-Alun Utara.
Pasalnya, selama dua hari sejak Sabtu (7/6/2020), sejumlah titik di area tersebut sempat menjadi tongkrongan banyak orang, termasuk pesepeda, yang tidak memakai masker dan tidak menerapkan physical distancing.
"Saya minta kesadaran mereka di Malioboro dan di mana pun berada. Kalau minggu depan ada yang kumpul-kumpul tanpa mematuhi protokol pencegahan Covid–19, akan saya bubarkan karena risiko terlalu besar. Jangan sampai saya close Malioboro atau titik-titik lain yang rawan pengunjung kalau tidak patuh aturan," tegas Sultan usai menghadiri Rapat Paripurna di DPRD DIY, Senin.
Berita Terkait
-
Kebanyakan Gowes Sepeda, Pria Ini Dikasih Uang Jajan Lalu Diusir Istrinya
-
Plesiran di Malioboro Wajib Pakai Masker Jika Tak Mau Diusir
-
Pertama Kalinya, Prudential Akan Gelar Lomba Gowes Secara Virtual
-
Aktivitas Bersepeda Kembali Ngetren, Giyono Sehari Bisa Raup Rp400 Ribu
-
Sempat Ramai Kerumunan, Begini Suasana Terkini Kawasan Malioboro
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran
-
Generasi Muda Mulai Apatis terhadap Tuhan, Muhammadiyah Jawab Fenomena Agnostisisme dengan ChatHPT
-
RANS Carnival Kena Cancel Culture, Pakar Komunikasi Sebut Ini Bukan Sekadar Retorika
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat