"Sebenarnya ini hanya momen saja, mungkin setelah Corona hilang dan kembali normal, usaha ini bisa jadi tidak dilanjutkan. Tapi hingga Agustus-september 2020 masih ada permintaan," terang dia.
Kebanyakan permintaan datang dari instansi pendidikan. Pengiriman biasa dilakukan ke wilayah, Sleman, Bantul Jakarta, Jawa Tengah dan sebagaian Jawa Timur.
"Sebelumnya sempat ada permintaan ke Makassar dan Palembang, tapi karena terbentur jarak masih kami koordinasikan lagi," ungkapnya.
Salah seorang pegawai BUMDes, Lumaksono (47) mengakui selama dirinya tak bekerja dua bulan, cukup stress karena tak ada pemasukan. Ketika BUMDes berinovasi dan mendapat pekerjaan membuat wastafel, saat ini dirinya lebih tenang.
"Saya dua bulan bingung mencari pemasukan darimana. Bantuan dari pemerintah juga dapat tapi tak bisa mengover seluruh kebutuhan. Akhirnya saya meminta pekerjaan di BUMDes ini dan ikut membuat wastafel. Alhamdulilah pendapatannya cukup," kata pria yang masih terdaftar sebagai pegawai di Puri Mataram ini.
Ia menerangkan bahwa dalam seminggu bisa mengantongi upah sebesar Rp1 juta. Itu dia lakukan hingga lembur.
"Hasilnya cukup untuk keluarga, jadi pegawai yang dirumahkan bisa kembali menghidupi keluarga. Karena memang dua bulan ini kami tak ada pemasukan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais
-
Konsumsi Daging di Jawa Menggila, Ternak Terbatas, Selandia Baru Siap Ekspor Sperma Sapi ke Jogja
-
Permintaan Les UTUL UGM di Jogja Nyaris Setara UTBK, Edufio Jalankan Keduanya