Ardi melanjutkan bahwa di tengah ramainya bersepeda, masyarakat juga harus memahami bagaimana bersepada yang aman. Tentunya dengan mengenakan alat pelindung hingga lampu ketika melintas di tempat gelap.
"Maka perlu adanya edukasi ke masyarakat soal bersepada ini. Saat malam hari bersepeda misalnya lebih baik menggunakan lampu penanda agar pengendara atau pesepeda yang melintas di tempat gelap saling mengetahui. Hal-hal ini juga harus dipahami," jelasnya.
Pria yang tergabung di komunitas Fixed Kaskus YK ini memprediksi jika fenomena bersepeda masih akan bertahan hingga akhir tahun. Apalagi permintaan terhadap sepeda sendiri masih tinggi.
"Permintaan terhadap sepeda masih tinggi. Namun di beberapa toko sepeda di Yogyakarta stoknya menipis. Bahkan display sepeda di beberapa toko harus mereka jual karena tingginya permintaan," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Tiga Kota Penuh Makna, Hifdzi Khoir Hadirkan Tur Showcase Intimate 'Berjalan Kaki'
-
Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
-
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Sleman: Nikah Siri Dibongkar, Berpotensi Tambah Tersangka Baru
-
Eks Pengurus Ponpes di Sleman Ditahan Terkait Dugaan Kasus Perkosaan
-
Heboh Dugaan Pelecehan Seksual Satpam terhadap Siswa SMAN 1 Sentolo, Disdikpora DIY Turun Tangan