SuaraJogja.id - Beredar foto potongan percakapan di salah satu aplikasi chatting yang menarik perhatian warganet. Dalam percakapan itu seorang siswa ternyata keliru mengajak guru untuk kerja kelompok.
"Tadi adek kelas aku ngirimin screenshot chat dia sama temennya, ternyata yang di chat itu guru. Ya Allah pak ngakak banget sihh," tulis akun @apaanyeeee yang yang membagikan potongan percakapan tersebut.
Awalnya seorang siswa mengirimkan pesan ke salah satu akun di grup pelajar untuk mengerjakan tugas membuat video bersama.
Namun, akun bernama hanandyra tersebut menolak ajakan tersebut karena mengaku sudah bergabung dengan banyak grup. Ia juga mengaku enggan bergabung sebab tidak ingin mengerjakan tugas tersebut, seraya mengatakan terima kasih sudah diajak bergabung.
Selang beberapa jam kemudian, terdapat pengumuman di grup yang menyampaikan bahwa akun hanandyra merupakan salah satu guru yang merupakan pembina Osis.
Setelah membaca pengumuman di grup, akun anak baru tersebut kemudian menyampaikan minta maaf kepada guru yang dikira sesama murid tersebut. Ia meminta maaf karena sudah salah mengenali guru sebagai rekan seangkatan dan meminta maaf jika ada perkataan yang menyinggung.
Beruntung guru tersebut tidak marah ataupun tersinggung. Guru itu justru mengaku hanya iseng mengajak muridnya bercanda. Guru tersebut juga mengaku ingin mengetahui bagaimana respon muridnya ketika bertemu dengan teman yang enggan menyelasikan tugas bersama.
"Nggak apa-apa kok. Tenang aja. Bapak yang iseng ngerjain kamu," isi potongan percakapan guru kepada muridnya tersebut.
Dalam positngan selanjutnya, disampaikan juga potongan percakapan guru yang sama dengan murid lainnya. Tidak jauh berbeda dalam potongan percakapan tersebut sang murid juga mengajak guru itu untuk bekerjasama mengerjakan tugas yang diberikan. Mereka, bahkan sempat memperdebatkan salah satu kata dalam bahasa sunda.
Baca Juga: Kemendikbud Komitmen Majukan Pendidikan dengan Program Guru Penggerak
Kisah lucu tersebut, turut mendapatkan beragam komentar dari netizen yang merasa percakapan tersebut lucu. Beberapa diantaranya juga memuji si murid yang berhasil mengontrol emosi ketika menemui teman yang enggan bekerjasama, sebelum mengetahui bahwa teman bercakapnya adalah seorng guru.
"Keren sih ini adenya. Dia bisa atur emosi dan gue ngeliat dia ada jiwa kemimpinan gitu dari kalimat-kalimatnya dia. Karena kan usia segitu biasanya emosi belom stabil yak, ada temen bangor dianying anyingin weh," tulis akun @antridulu.
"Sopan banget adeknya ngechatnya, baguslah masih sekolah udah terbiasa ngechat sopan biar enak entar seterusnya di kampus," tulis akun @dsyfaa memuji.
"Ade lu sopan ngab, biarpun pasti ada jengkelnya tapi dia masih bisa komunikasi dengan baik tanpa ada kalimat yg menyinggung sampai akhirnya tau kalau itu adalah guru nya, salut," koemntar akun @adiiyulianto.
"Wkwkwkw kalau gue yang ngechat dan salah paham, mungkin gak bakal diterima masuk sekolah. Soalnya kebun binatang bakal keluar wkwkwkw," tulis akun @sinsnager tertawa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Daycare Little Aresha Dicoret-coret, Dua Motor Disiram Cat Hitam, Satpol PP Disiagakan Jaga Lokasi
-
Wali Kota Yogyakarta Identifikasi Belasan Daycare Layak untuk Relokasi Korban Little Aresha
-
Pencuri Bilah Gamelan di FIB UGM Ditangkap, Sudah Beraksi di ISI dan Dijual ke Tukang Rongskok
-
Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, 9 Perjalanan KA Daop 6 Yogyakarta Resmi Dibatalkan
-
Sultan Jogja Murka Kasus Daycare, Psikolog: Jangan Abaikan Naluri Orang Tua!