"Hingga kini kunjungan wisata belum mencapai angka tersebut. Jadi kami tidak mengejar jumlah kunjungan dahulu, yang penting keamanan wisatawan saat ke candi tetap terjaga dan tidak ada penularan virus," jelasnya.
Tak semua komplek taman wisata bisa dikunjungi. Untuk candi sendiri wisatawan hanya diperbolehkan berada di zona 1 dan.
"Jadi masih bisa berada di pelataran. Tapi tidak bisa masuk ke kawasan yang biasa untuk melihat patung Roro Jonggrang, Ganesha dan patung-patung lainnya," jelas dia.
Disinggung soal jaga jarak dimana potensi kerumunan bisa terjadi, Aryono menjelaskan bahwa sudah ada petugas yang berkeliling dan mengingatkan wisatawan ketika berkumpul.
"Protokol keamanan ini yang selalu kami tekankan. Ketika kendaraan masuk, wisatawan masuk ke komplek taman hingga aktivitas mereka di dalam taman wisata. Mereka wajib pakai masker termasuk kami ingatkan untuk menjaga jarak ketika berada di dalam taman wisata," terangnya.
Candi Prambanan dibuka mulai pukul 07.30-16.15 wib. Aryono menambahkan khusus di zona 1 candi setempat dibuka mulai pukul 08.00-15.00 wib.
"Selama Covid-19 ini tetap kami batasi untuk menghindari penularan. Sehingga wisatawan berkunjung tetap aman dan tehindar dari virus," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Pasca Ramai Dugaan Diskriminasi Siswa, Disdikpora DIY Wajibkan Sekolah Sediakan Ruang Belajar Agama
-
Usai Menang Praperadilan, Raudi Akmal Terlihat Langsung Turun ke Masyarakat
-
Kisah Rosidah di Sumenep, UMKM Gula Merah Tumbuh Pesat Setelah Memanfaatkan KUR BRI
-
Gawat! DIY Tak Punya Anggaran Dropping Air, Empat Kabupaten Sudah Alami Kekeringan
-
Tegas! 17 SPPG di DIY Ditutup, Buntut Kasus Keracunan hingga Masalah Izin