SuaraJogja.id - Tim mobil listrik UGM memborong sejumlah penghargaan saat mengikuti kompetisi internasional 4th Annual Formula Student Electric Vehicle (FSEV) Concept Challenge 2020 yang diselenggarakan secara online pada 26 Juni-22 Juli 2020 oleh Formula Bharat, India.
Pada kompetisi yang diikuti 37 tim dari India, Indonesia, dan Amerika Serikat itu, tim mobil listrik dari UGM yang bernama Arjuna berhasil meraih empat penghargaan. Yakni penghargaan 2nd Place Overall Event, penghargaan 2nd Place Best Team Management Strategy, Notable Mention for EV Design Overall Choice, dan Notable Mention Kaizen Guru.
“Ini merupakan kali pertama Tim Arjuna UGM mengikuti kompetisi FSEV Concept Challenge dan berhasil memboyong berbagai prestasi yang membanggakan,” ungkap Christopher Tangguh Bayu yang merupakan Ketua tim lomba mobil Arjuna, seperti dilansir dari situs resmi UGM, Sabtu (25/7/2020).
Dia menjelaskan kompetisi ini terdiri dari enam kategori, yaitu FMEA Report, Procurement Strategy Report, Team Management Report, DSS Report, Presentation Delivery, dan Q&A Session. Pencapaian tim Arjuna UGM di beberapa kategori seperti 2nd Place Battery Design, 3rd Place Powertrain Design, 4th Place Procurement Report, 4th Place Design Specification Sheet, 4th Place Presentation Delivery, 7th Place Q&A Session, 12th Place FMEA Report yang pada akhirnya membawa Tim Arjuna sebagai 2nd Place Best Overall Event dengan total skor 315,2.
“Hasil ini tak lepas dari kerja keras dan dedikasi tim untuk terus berkomitmen melakukan pengembangan dan inovasi untuk riset mobil listrik,”tuturnya.
Kompetisi Formula Student Electric Vehicle (FSEV) Concept Challenge 2020 merupakan kompetisi yang diorganisir oleh Curiosum Tech Private Limited di bawah nama Formula Bharat India. Bertujuan untuk mendorong tim mobil mahasiswa agar beralih kepada pengembangan riset teknologi mobil listrik. Pada penyelenggaraan kompetisi tahun ke-4 ini dilaksanakan secara daring akibat pandemi Covid-19.
Christoper menyebutkan bahwa pandemi Covid-19 tidak menghambat semangat tim Arjuna UGM untuk terus berinovasi dan mengembangkan riset mobil listrik yang telah dirintis sejak tahun 2012. Semula tim Arjuna UGM merupakan tim mobil listrik yang tiap tahunnya aktif mengikuti kompetisi internasional Formula Society Automotive Engineer (FSAE) Japan yang diselenggarakan di Shizouka Prefecture, Jepang. Namun, karena wabah pandemi Covid-19 berujung pada pembatalan pelaksanaan lomba tersebut.
“Visi kami menjadi salah satu tim Formula Student terbaik di Asia sehingga terus berusaha dengan berinovasi serta membuktikan hasil riset mobil listrik kami di setiap perlombaan. Berkat hasil positif dari lomba ini, membuat kami semakin memantapkan diri untuk mempersiapkan perlombaan utama kami di FSAE Japan 2021,’” ujar Farhan Iqbal selaku Ketua tim Arjuna UGM generasi 8.
Farhan menegaskan kedepannya tim berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan juga perbaikan pada pengembangan mobil listrik selanjutnya. Dengan demikian, tim Arjuna UGM diharapkan dapat semakin membanggakan nama Indonesia dalam kancah internasional. Selain itu, juga sebagai ajang pembuktian bahwa generasi muda Indonesia telah siap dalam menghadapi teknologi mobil listrik yang ramah lingkungan.
Baca Juga: Kabur ke Pesantren, Pelaku Penipuan Ratusan Juta di Sleman Diringkus Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
Terkini
-
Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat
-
11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah
-
Perkuat Portofolio, BRI Wealth Management Ungkap Strategi Diversifikasi Investasi Syariah
-
Hanung Bramantyo Bawa Sejarah Kelam 1965 Lewat Film Horor Lobang Buaya, Berharap Buka Ruang Diskusi
-
Minta Jatah Makan ke Pedagang Bolosego, Aipda S Ditahan Propam Polresta Yogyakarta