Kasus yang muncul paling banyak berasal dari Sleman yang mencapai 40 kasus. Disusul di Bantul sebanyak 19 kasus, Kota Jogja 3 kasus dan Kulon Progo 2 kasus. Sedangkan dari Gunung Kidul tidak ada penambahan kasus.
"Tiga kasus lain masih dalam penelusuran," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pemda DIY, Berty Murtiningsih saat dikonfirmasi, Sabtu Sore.
Menurut Berty, tingginya kasus di Sleman merupakan hasil dari skrining karyawan salah satu koperasi swasta di kabupaten yang mencapai 17 kasus. Begitu pula yang terjadi di Bantul yang muncul 17 kasus dari hasil skrining karyawan puskemas di kabupaten tersebut.
Untuk hasil tracing dengan kontak tracing kasus sebelumnya mencapai 12 kasus. Satu kasus muncul dari pasien yang punya riwayat perjalanan dinas luar daerah.
"Sedangkan 20 kasus lain hingga saat ini belum ada keterangan dari dinkes," jelasnya.
Berty menambahkan, Dinkes juga mendapatkan laporan satu kasus pasien positif yang meninggal dunia. Penambahan kasus 608, laki laki, 52 tahun dari Sleman itu membuat jumlah kasus positif yang meninggal di DIY mencapai 21 kasus.
"Sedangkan untuk kasus sembuh sebanyak 11 kasus sehingga total kasus sembuh menjadi sebanyak 410 kasus," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Jadi Tersangka, Mahasiswa Kedokteran Pembuang Bayi Ditahan di Polres Sleman
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bukan Tanpa Alasan, Ini Penyebab Utama Proyek Pengolahan Sampah di DIY Tertunda
-
Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog
-
Enam Warga DIY Pernah Positif Hantavirus pada 2025, Masyarakat Diminta Tak Panik
-
Lapor Polisi Sejak 2025, Kasus Dugaan Penipuan BPR Danagung di Polda DIY Jalan di Tempat
-
Gandeng YKAKI, Tilem ing Tentrem Berikan Ruang Jeda Penuh Makna bagi Mereka yang Merawat