SuaraJogja.id - Puskesmas Depok 1, Sleman menutup layanan hingga Selasa (4/8/2020). Hal itu menyusul adanya sembilan tenaga kesehatan di Puskesmas tersebut yang terkonfirmasi positif COVID-19.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19, Shavitri Nurmala membenarkan hal tersebut.
"Betul [ditutup]," ungkapnya, kala dimintai konfirmasi wartawan, Senin (3/8/2020).
Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Depok I, Ning Khoirum menjelaskan, Puskesmas mulai tidak menerima layanan sejak 1 Agustus 2020.
Keputusan itu diambil berdasarkan koordinasi bersama antara Puskesmas Depok I dan Dinas Kesehatan Sleman.
Pasalnya, pihak Puskesmas akan menyeterilisasi seluruh ruangan dan peralatan yang ada di Puskesmas. Sehingga semua pelayanan diputuskan untuk ditiadakan.
"Pelayanan dilaksanakan kembali pada Rabu (5/8/2020), dengan layanan khusus untuk poli umum yang harus ditangani dokter, termasuk rujukan," tuturnya.
Sementara itu, pelayanan gigi untuk sementara ditiadakan. Termasuk layanan konseling harus dilaksanakan sesuai perjanjian.
Kontributor : Uli Febriarni
Baca Juga: Menginap di Hotel dengan Istri, Pria Asal Sleman Mendadak Tewas
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais
-
Konsumsi Daging di Jawa Menggila, Ternak Terbatas, Selandia Baru Siap Ekspor Sperma Sapi ke Jogja