SuaraJogja.id - Tidak ada lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bantul. Justru sebaliknya pasien yang akhirnya dinyatakan sembuh lebih banyak ketimbang penambahan pasien dengan kasus positif.
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso atau yang kerap disapa Oki, mengatakan hanya terdapat empat tambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan untuk pasien yang dinyatakan telah sembuh berjumlah 9 orang.
"Hari ini terdapat empat penambahan kasus positif dan sembilan kesembuhan," ujar Oki, kepada awak media, Selasa (11/8/2020).
Oki menjelaskan bahwa untuk empat tambahan kasus di Bantul tersebut berasal dari empat kecamatan yang berbeda. Empat kecamatan itu yakni Sewon, Banguntapan, Sedayu dan Kasihan.
Sementara untuk sembilan pasien yang sembuh tersebar dari tujuh kecamatan yang berbeda. Ketujuh kecamatan itu ialah Kasihan sebanyak 1 orang, Sewon 2 orang, Banguntapan 2 orang, Piyungan 1 orang, Jetis 1 orang, Pandak 1 orang dan Bambanglipuro 1 orang.
Lebih lanjut Oki menjelaskan terjadi perubahan skema dalam penyajian data yang menyesuaikan dengan Buku Pedoman Penangan Covid-19 jilid ke-5 dari Kementrian Kesehatan RI. Dalam skema tersebut disebutkan bahwa suspect yang ada di Bantul saat ini tercatat sebanyak 1165 orang dan probable 512 orang.
Diketahui Bantul hingga saat ini mencatat 280 kasus confrim dengan 229 pasien yang telah sembuh. Ditambah masih 45 pasien yang menjalani isolasi dan 6 pasien yang meninggal dunia.
Dengan tambahan sembilan pasien yang sembuh pada hari ini maka dalam tiga hari terakhir, tercatat sudah ada 22 pasien di Bantul yang dinyatakan sembuh.
Baca Juga: Gaji ke-13 ASN di Bantul Paling Lambat Cair Akhir Pekan Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Ramai di Threads, Dosen Farmasi UMY Diduga Lecehkan Mahasiswi, Kampus Panggil yang Bersangkutan
-
Peringati 250 Tahun AS, Kedutaan Besar AS Gelar Pelatihan Jurnalisme Mobile di Yogyakarta
-
Jogja Laptop Festival 2026: Axioo Suguhkan Hype AMD X1 dan Pongo 535
-
Kejagung Bergerak, Seluruh Titik SPPG DIY Disisir Kejati
-
Kemenpar Dorong Penerbangan Langsung India-YIA, Bidik Kenaikan Wisatawan ke Yogyakarta