Ia hanya terdiam tanpa bisa menangis. Di dalam kepalanya ia hanya mencari cara bagaimana memberikan kabar buruk itu pada ibunya.
Sambil duduk di depan ibunya, yang tengah berbaring, ia kemudian menyampaikan kepergian belahan jiwa ibunya itu. Mendengar kabar tersebut, ibunya marah.
Setelah ditunjukkan kabar dari pesan teks, wanita itu terkejut dan menangis.
Mereka lantas pergi ke rumah sakit tempat sang ayah seharusnya dirawat. Laki-laki yang membesarkannya itu pun harus dimakamkan sesuai protokol pemakaman penyakit menular.
Meski sempat tidak rela, ia akhirnya mengizinkan ayahnya untuk dimakamkan dengan prosedur beda dari umumnya.
Selanjutnya, ia dan sang ibu diminta oleh salah satu saudara melakukan swab test, bareng dengan salah satu saudara lainnya yang juga kehilangan indra penciumannya.
Usai pemakaman ayah, ada beberapa tamu yang sempat datang ke rumah. Malamnya, sang ibu diantar ke rumah sakit karena kondisinya memburuk. Hasil thorax menunjukkan ibunya mengalami pneumonia akut.
Dari hasil swab menunjukkan ibunya negatif. Namun, ia dan saudaranya positif terinfeksi Covid-19. Tergolong sebagai OTG, ia dianjurkan untuk melakukan isolasi secara mandiri. Jika di rumah sakit, khawatir akan membuat dirinya stres.
"Setiap hari ibu selalu marah dan mengeluh, cukup menyiksa mentalku. Belum lagi di rumah aku disuruh orang sekitar untuk tetap kuat, tidak boleh menangis dan mengeluh. Hari-hari penuh tekanan harus di jalani," imbuhnya dalam utas.
Baca Juga: Kabar Baik, Argentina dan Meksiko Siap Produksi Vaksin Covid-19 AstraZeneca
Selanjutnya, pada 22 Juni 2020, ia menerima kabar bahwa ibunya harus dipasangi ventilator karena saturasinya terus menurun.
Dua hari setelahnya, selesai melakukan swab, ia sempat berkunjung ke tempat ibunya dirawat untuk menitipkan murotal Al-Qur'an. Namun, suster mengatakan bahwa dokter ingin berdiskusi mengenai kondisi ibunya.
Dokter menyampaikan, pihaknya sudah mencoba memberikan dosis obat tertinggi untuk meningkatkan tekanan darah sang ibu, tapi tak kunjung stabil. Disampaikan juga adanya kemungkinan jantung sang ibu bisa berhenti.
Setelah mendapatkan penjelasan mengenai beberapa langkah yang bisa ditempuh pihak rumah sakit, sadis ini hanya meminta dokter melakukan semua yang terbaik.
Secara fisik, ia merasa dibuat hancur oleh virus corona. Sementara, jiwanya juga terkejut dengan berbagai peristiwa ytang terjadi secara mendadak dalam hidupnya.
Malam harinya, ia kembali menerima kabar buruk; ibunya meninggal dunia. Dalam usia yang masih tergolong muda, ia harus kehilangan kedua orang tuanya dalam waktu yang berdekatan.
Berita Terkait
-
Kabar Baik, Argentina dan Meksiko Siap Produksi Vaksin Covid-19 AstraZeneca
-
Resepsi Drive Thru di Bekasi, Cara Efektif di Tengah Pandemi
-
Sempat Sepi Karena Isu Covid-19, Begini Kondisi Saat Ini di Pasar Pakem
-
Anthony Fauci Ragukan Keamanan Vaksin Covid-19 Rusia
-
TNI: Jangan Bayangkan Kami Bawa Alutsista Saat Atur Protokol Covid-19
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
Den Baguse Ngarso Meninggal Dunia, Dunia Seni dan Hiburan Jogja Berduka
-
Cancer Awareness Month, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Hadirkan Dukungan bagi Keluarga Pasien
-
Pasca Sebarkan Video Nirempati Korban MBG, Pegawai SPPG Dlingo Bantul Dipecat BGN
-
Sidak Dini Hari, Pemda DIY Temukan Pengelolaan MBG Tak Sesuai SOP, SPPG SMKN 2 Jogja Distop
-
Viral Pungli Foodtruck Alkid, Sultan Khawatir Parkir Ilegal, Pemkot Siapkan SanksiTegas