SuaraJogja.id - Telah berlangsung sejak 1 Juni 2020 lalu, Kongres Kebudayaan Desa tengah berlangsung dengan lancar. Rencananya ada puncak acara deklarasi 'Arah Tatanan Indonesia Baru dari Desa' pada 15 Agustus 2019 mendatang.
Manager program Kongres Kebudayaan Desa Aditya Mahendra mengatakan deklarasi akan dibacakan langsung oleh Presiden Indonesia Joko Widodo melalui telekonferensi.
"Bapak Joko Widodo akan membacakan deklarasi hasil kongres pada Sabtu, 15 Juni pukul 14.00-15.00 sore," ujar Aditnya pada konferensi pers yang diadakan di Kampoeng Mataraman, Kamis (13/8/2020).
Aditya menyebut deklarasi akan merangkum hasil dari seluruh rangkaian kongres yang terdiri dari riset, call for papers, webinar series, hingga Festival Kebudayaan Desa-desa Nusantara, guna memberikan rekomendasi kedaulatan kemandirian desa.
Lebih lanjut, dari diskusi panjang yang telah berlangsung, kongres ini diharapkan nantinya akan membangun pranata sosial baru sebagai panduan pengetahuan dan berperilaku baik pada ruang pengambil kebijakan maupun masyarakat desa.
Sementara Lurah Kampung Panggungharjo Wahyudi Anggoro, melalui kesempatan ini, memberikan gambaran hasil kongres berupa tiga hal penting yang perlu diwujudkan menuju tatanan Indonesia baru.
"Ada tiga pilar yakni kedaulatan politik pemerintahan, kedaulatan ekonomi, dan kedaulatan sistem informasi," kata Wahyudi.
Setelah deklarasi, Wahyudi menegaskan perjalanan kerja-kerja Kongres Kebudayaan Desa masih panjang, terkait dengan implementasi dari hasil-hasil rumusan tatanan baru Indonesia.
Pun ia menyebut nantinya pihak KKD akan menggelar diskusi terkait hasil kongres dan deklarasi dengan menggandeng tiga lembaga yang ikut andil dalam kebijakan desa yakni Kementerian Desa, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan Komisi Pemberantasan Korupsi.
Baca Juga: Ryan Sugiarto: Perjalanan Kongres Kebudayaan Desa Masih Terus Berlanjut
Berdasarkan hasil Kongres Kebudayaan Desa 2020 ini, juga telah lahir 21 buku terdiri dari 19 buku dari serangkaian Webinar Series, 1 Buku Bunga rampai Strategi Pemajuan Kebudayaan Nusantara, 1 Buku hasil riset KKD, dan 1 Buku Putih, Panduan Penyusunan RPJM Desa, yang akan diluncurkan pada Sabtu (15/8) mulai pukul 01.00 dini hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan
- 3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor
- Link Download Tema dan Logo HUT TNI 2026 Resmi dari Mabes TNI
- 3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin
- Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya
Pilihan
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
Terkini
-
BRI Peduli Perkuat Komitmen Lingkungan, Latih 500 Volunteer Kelola Sampah di MotoGP Mandalika 2026
-
Pinjol Mudah Cair, Nasabah Gampang Dipermalukan, Reformasi Penagihan Mendesak
-
Berkaca Kasus Keracunan, Jogja Uji MBG Prasmanan dan Tak Lagi Pakai Ompreng
-
Kasus Kekerasan Terhadap Koordinator BEM UI, JPW Sebut Jadi Uji Nyali Kapolri Baru
-
Tak Sekadar Turnamen, Juara ANC Dibidik Masuk Jalur Pembinaan FFI hingga U-21