SuaraJogja.id - Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah rumah warga di RT 56/RW 11 Kampung Ngadiwinatan, Kelurahan Ngampilan, Kecamatan Ngampilan, Kota Yogyakarta, Jumat (4/9/2020). Rumah milik wanita bernama Rubingah (70) itu hangus terbakar.
Ketua RT 56 Nugroho Purnomo Putra menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 06.10 WIB. Saat itu warga tengah beraktivitas di luar rumah, termasuk Rubingah, yang sedang membersihkan halaman depan.
"Pukul 06.15 WIB sudah terjadi kebakaran besar. Di rumahnya Bu Rubingah namanya. Dia baru nyapu di depan rumah. Lalu warga datang untuk memadamkan api," terang Nugroho, ditemui SuaraJogja.id, Jumat (4/9/2020).
Nugroho menjelaskan, kendaraan sepeda motor roda tiga milik warga kampung dikerahkan untuk mengangkut air. Sembari memadamkan, beberapa perangkat kampung menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Yogyakarta.
"Kami disini kan juga ada Viar untuk pemadam, lalu kami masukkan ke dalam gang dan memadamkan api secara gotong royong dengan air itu. Setelah itu pemadam datang, tapi posisi sudah reda, jadi bisa diatasi dengan cepat oleh warga," katanya
Ia menjelaskan, beberapa warga juga terpaksa merobohkan atap seng milik Rubingah. Sebab, antara rumah satu dengan rumah lainnya berdekatan dan atap rumah saling terhubung.
"Jadi agar tidak merembet ke rumah warga di didekatnya [atap] kami robohkan," kata Nugroho.
Kebakaran sendiri terjadi selama lebih kurang 30 menit. Nugroho menjelaskan, titik api berasal dari ruang tengah. Api berkobar besar hingga menghabiskan seluruh isi rumah.
"Seisi rumah habis terbakar, tapi untung tidak ada korban jiwa. Kebetulan di dalam rumah sedang tidak ada orang," katanya.
Baca Juga: Potret Mengenaskan Kumpulan Moge Kawasaki di Dealer Hanya Tinggal Rangka
Kebakaran yang melahap barang-barang milik Rubingah ini belum diketahui penyebabnya. Nugroho hanya mengetahui bahwa listrik di beberapa rumah warga sebelumnya mati.
"Secara resmi saya belum dapat dari polisi apa penyebab kebakarannya, tapi pagi-pagi itu listrik yang ada di timur rumah tetangga [Rubingah] sudah mati-nyala mati-nyala. Nah selanjutnya ya enggak tahu apakah itu penyebabnya. Malam sebelumnya kan juga hujan ya," kata dia.
Pantauan SuaraJogja.id pukul 10.00 WIB, rumah Rubingah sudah dipasangi garis polisi. Sejumlah warga Ngadiwinatan mengangkut kayu dan sisa barang yang terbakar di lokasi kejadian.
Genting-genting rumah ambruk. Sisa kasur serta lemari kayu hangus terbakar dan diangkut beramai-ramai oleh warga menggunakan gerobak.
Dikonfirmasi terpisah, Kasi Operasi Dinas Kebakaran (Damkar) Kota Yogyakarta Mahargyo memaparkan bahwa rumah yang terbakar seluas 7x7 meter persegi. Terdapat tiga mobil pemadam yang diterjunkan untuk memadamkan api.
"Mendapat laporan itu kami langsung assesment. Satu buah rumah tinggal terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu," katanya melalui pesan singkat.
Berita Terkait
-
Potret Mengenaskan Kumpulan Moge Kawasaki di Dealer Hanya Tinggal Rangka
-
Terungkap Kata Terakhir Putri Diana Sebelum Meninggal Dunia
-
Ludes Dilahap Api, Rumah Edi Akan Dibangun Lagi Pakai Bantuan Pemkab Bantul
-
Korsleting Listrik, 8 Rumah Petak di Ciracas Hangus Terbakar
-
Padamkan Kebakaran Kompleks Polytron di Demak, Petugas Butuh 15 Jam
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Duh! Septic Tank di Teras Malioboro 1 Meledak, Tiga Wisatawan Terluka
-
Misteri Perahu Kosong di Muara Opak: Nelayan Bantul Hilang, Drone Thermal Dikerahkan
-
Dari Kebun Sayur ke Digital: UMKM Sumowono Semarang Maju Bersama BRI Desa BRILiaN
-
Air Mata Haru di Balik Antrean Syawalan Sultan: Perjuangan Siswa Difabel Demi Salaman Raja Jogja
-
Daftar Harga dan Review Puma Hyrox Terbaru di Indonesia 2026