Sejumlah warga gotong royong mengangkut sisa barang terbakar di Kampung Ngadiwinatan RT 56/RW 11, Ngampilan, Kota Yogyakarta, Sabtu (5/9/2020). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]
"Kedepannya memang untuk wilayah yang tergolong padat penduduk dan tidak terjangkau kendaraan roda 4 (mobil pemadam) akan dibangunkan hydrant kering sebagai upaya pencegahan kebakaran. Namun masih kami koordinasikan dahulu," jelas dia.
Sebelumnya satu rumah milik warga Ngadiwinatan RT 56/RW 11, Kelurahan/Kecamatan Ngampilan hangus terbakar, Jumat (4/9/2020). Rumah milik wanita bernama Rubingah (70) terbakar sekitar pukul 06.10 wib.
Sebanyak tiga armada mobil pemadam diterjunkan untuk memadamkan api. Hingga kini pemilik rumah mengungsi ke rumah saudaranya yang tidak jauh dari kampung setempat. Atas insiden tersebut, Rubingah akan menerima bantuan dari pemerintah setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Motor Listrik Rakitan Siswa SMK Ini Tembus 132 Km/Jam, Suaranya Nyaris Tak Terdengar
-
Rupiah Melemah, Biaya Produksi Pertanian di Jogja Naik, Pemda DIY Siapkan Pemetaan Dampak ke Petani
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?