SuaraJogja.id - Sejumlah bisnis hospitality sempat lesu akibat terdampak COVID-19. Kini memasuki era new normal, beberapa di antaranya mulai bangkit, tak terkecuali halnya dengan hotel PORTA by The Ambarrukmo.
Mulai 1 Juli 2020, PORTA by The Ambarrukmo di Yogyakarta memulai kembali perjalanan baru mereka. Sebelumnya, seperti yang telah kita ketahui, PORTA by The Ambarrukmo merupakan properti termuda dari Ambarrukmo yang diresmikan pada tanggal 2 Februari 2020.
Menyikapi pandemi dan memasuki era new normal, PORTA by The Ambarrukmo berusaha memberikan fasilitas terbaik dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah dan juga World Health Organization (WHO).
Sebelum memasuki lobi hotel, staff akan melakukan pengecekan suhu tubuh kepada para tamu. Tentu saja, para tamu dipastikan untuk memiliki suhu tubuh di bawah 37,3 derajat celcius sebelum memasuki hotel PORTA by The Ambarrukmo.
Jika memang seandainya ada tamu yang memiliki suhu 37,3 derajat celcius, pihak PORTA by The Ambarrukmo telah menyediakan ruang isolasi khusus untuk tindakan awal.
Nantinya, tamu yang sudah berada di ruang isolasi khusus akan dirujuk ke rumah sakit terdekat, yakni Panti Rapih.
Aprilian Laili selaku Marketing Communication PORTA by The Ambarrukmo, juga sempat memperjelas sejumlah protokol kesehatan baru yang ada demi memberikan kenyamanan baik kepada tamu maupun staff.
"Jadi, sekarang ada beberapa perubahan, seperti proses check-in dan check-out di konter resepsionis juga dibatasi dengan jarak 1 meter dan ada penandanya juga," ungkap Laili, Selasa (8/9/2020).
"Kami juga berusaha mengedukasi tamu agar tetap menjaga physical distancing di area publik. Di setiap ruangan kamar, yang sudah dibersihkan, disteril juga akan diberikan sticker seal penanda khusus berupa stiker," imbuhnya.
Baca Juga: Catat Tanggalnya, Ini Promo Hotel Diskon Hingga 99 Persen
Para tamu yang menginap di PORTA by The Ambarrukmo juga akan diberikan seperangkat hygine set yang berisi masker, hand sanitizer dan juga sarung tangan. Penyemprotan disinfektan secara berkala pun dilakukan di dalam kamar serta publik area PORTA by The Ambarrukmo.
Cluster General Manager PORTA by The Ambarrukmo dan Grand Ambarrukmo, Aris Retnowati, menyampaikan beberapa hal terkait perkembangan hotel memasuki era new normal ini.
"Okupansi PORTA by The Ambarrukmo dan juga unit lain sudah mulai meningkat dan stabil, beberapa waktu belakangan naik sekitar 30%. Namun kita juga tidak begitu saja abai, jadi selama dua bulan kemarin kami mempersiapkan betul bagaimana caranya agar tamu dan staff bisa beraktivitas dengan sehat, bersih, dan juga nyaman," sebut Aris Retnowati.
"Secara berkala, tim gugus tugas COVID-19 setempat juga sempat berkunjung ke PORTA by The Ambarrukmo, dan alhamdulillah kami selalu mendapatkan nilai 100 dari beberapa poin yang diperiksa," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Kemenpar Dorong Penerbangan Langsung India-YIA, Bidik Kenaikan Wisatawan ke Yogyakarta
-
Anggaran MBG Dipangkas Rp94 Triliun, Bagaimana Nasib Ratusan SPPG di Jogja?
-
Promo Kredit Kendaraan Berbunga 1,80% Meriahkan BRI KKB Expo 2026 di 131 Lokasi
-
8.000 Orang Lepas Status WNI dalam Lima Tahun, Indonesia Terancam Kehilangan SDM Berkualitas
-
Akademisi: Publik Berhak Menagih Kinerja jika Gaji Kepala Daerah Naik