"Ada satu hal yang penting bagi kita mahasiswa dalam hal akademik. Yakni kita harus memiliki perasaan untuk menyelesaikan masalah di sekitar," ujar Hanif.
Selain itu, mahasiswa juga diharapkan memiliki rasa penasaran untuk bisa menemukan beragam masalah dan cara penyelesaiannya. Terakhir, Hanif menilai mahasiswa juga harus memiliki etika akademik dalam menemukan berbagai ilmu pengetahuan di dalam dan luar ruang kelas.
Hanif berpesan kepada para mahasiswa untuk bisa menentukan tujuan apakah akan menjadi mahasiswa generalis atau spesialis. Ia menekankan agar jangan sampai para mahasiswa ini salah tujuan dalam hal IPK, prestasi, gelar dan masa studi.
Selanjutnya Ketua BEM UNS 2019 Faith Silmi dalam mengawali diskusinya, ia menyebut bahwa para mahasiswa baru adalah sapi ternak. Mereka dipaksa untuk mengikuti kegiatan dan diperas untuk melakukan beberapa hal. Selesai kegiatan ini, mahasiswa akan dimasukkan ke dalam kandang bernama Fakultas Ilmu Pendidikan UNY.
Selanjutnya, dalam kandang itu akan masuk dosen yang disebut sebagai peternak dan mereka akan memberi makan berupa materi kuliah. Dimana saat tidak sesuai dengan keinginan peternak, sapi-sapi tidak akan lulus sementara saat sudah lulus para sapi akan dijual ke tempat pemotongan yang disebut perusahaan.
"Kita semua ini sapi, jadi sampai kapan kita akan merasa jadi sapi," ujar Faith.
Faith menganalogikan mahasiswa baru yang hanya menurut dengan semua peraturan kampus sebagai sapi ternak. Untuk itu, ia berpesan agar para mahasiswa terlebih mengetahui siapa dirinya, dan karakternya agar tidak terjebak menjadi seekor sapi ternak.
Selanjutnya Faith menjelaskan bahwa mahasiswa biasanya akan mencari tiga hal. Yakni pertama adalah ilmu, kemudian sirkulasi vertikal atau orang-orang baru yang lebih sukses. Terakhir adalah penghidupan, atau pekerjaan yang bisa menghasilkan uang untuk makan.
"Sebagai mahasiswa, carilah diri kalian sendiri dan temukanlah tiga hal itu," ujar Faith.
Baca Juga: Cerita Penyintas Gangguan Jiwa, Aku Merasa Suamiku Berkomplot Membunuhku
Ia berpesan, jika mahasiswa memiliki beberapa hal tersebut, para sapi ternak ini tidak akan kebingungan. Salah satu cara untuk bisa menemukan diri dan tiga hal tersebut adalah dengan mengikuti organisasi di kampus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Ramai Wisatawan Dipalak Saat Foto di Plang Malioboro, UPT Tertibkan Fotografer
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Kekeringan di Gunungkidul, Warga Kemesu Terpaksa Jual Ternak Demi Beli Air
-
Chemistry Keisya Levronka dan Paul Aro Warnai Film 'Dan Bandung', Bakal Berperan Jadi Siapa?