3. Budi Daya Ikan Kampung Gedongkiwo
Dulu, saluran irigasi di Kelurahan Gedongkiwo, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta tak terurus dan terkesan kumuh, bahkan terkadang menjadi tempat warga sembarangan membuang sampah.
Melihat lingkunganya yang semakin hari tidak terkondisi dengan baik, sesepuh di RT 62/RW 12 dan RT 69/RW 14 kelurahan setempat mengambil langkah untuk mengubah lingkungannya menjadi lebih bersih dengan membentuk kelompok Mino Julantoro Asri.
Sejak 2018, mereka menghilangkan keramba-keramba ikan milik warga, mengeruk irigasi lebih dalam, memasang jaring-jaring sampah, dan sepakat melarangnya jadi tempat pembuangan limbah.
Setelah itu, warga menyebar bibit ikan nila untuk budi daya.
Kini, kampung tersebut menjadi daya tarik bagi wisatawan. Mereka dapat memberi makan ikan dan biasanya berswafoto di sana.
4. Bukit Wonosumilir
Bukit Wonosumilir, yang berada di sebuah kawasan bukit di kompleks objek wisata Goa Pindul menjadi destinasi wisata baru sejak Agustus 2020. Namun, pengunjungnya sudah melebihi 500 orang setiap hari.
Padahal, sebelumnya Bukit Wonosumilir hanyalah bukit gersang dengan tanaman kayu milik Kementerian Kehutanan. Di sela-sela tanaman keras tersebut, warga memanfaatkannya untuk bercocok tanam kacang, kedelai, dan tanaman palawija yang lain.
Hartoyo (54), guru SD Gelaran 3 Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul lalu merintis Bukit Wonosumilir menjadi destinasi wisata baru. Waktu senggang di tengah pandemi Covid-19 ia manfaatkan untuk menata tempat itu sedemikian rupa, bahkan mendirikan gazebo di sana hingga perlahan pengunjung berdatangan, termasuk mereka yang suka bersepeda untuk menikmati segarnya suasana alam, emnunggu sunset di kala senja, maupun menikmati gemerlap taburan bintang di malam hari.
Baca Juga: Pemburu Sunset Merapat! Ini 5 Rekomendasi Tempat Nyore yang Asyik di Jogja
Sempat diejek warga sekitar karena idenya dianggap mustahil, tetapi akhirnya Hartoyo berhasil mendatangkan banyak pengunjung di Bukit Wonosumilir. Dalam sehari, ia dan rekan-rekan pengelola bukit bisa mengumpulkan omzet Rp700 ribu ketika sepi dan di atas Rp1 juta ketika ramai pengunjung.
Kampoeng Cyber Yogyakarta merupakan sebuah kampung wisata di kompleks obyek wisata Taman Sari, Kelurahan Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta. Biasanya, wisatawan yang berkunjung ke Taman Sari juga akan menyempatkan diri berjalan-jalan ke Kampoeng Cyber.
Ide mendirikan Kampoeng Cyber muncul sejak 2008 dari Antonius Sasongko. Kala itu sambungan internet sulit untuk didapat, tetapi pria yang akrab disapa Koko itu sudah memasang internet di rumahnya, lalu mengajak para tetangganya untuk ikut serta.
Tak hanya warga, pengunjung juga bisa menikmati koneksi internet gratis selama dua jam yang disediakan warga secara swadaya di sana. Namun, akses wifi untuk umum dibatasi untuk 200 pengunjung. Jika kuoata terpenuhi, tak ada lagi yang bisa log in.
Salah satu keunikan Kampoeng Cyber adalah keberadaan jalan yang dinamakan "Zuckerberg Street", yang diambil dari pendiri Facebook Mark Zuckerberg. Ia pernah mengunjungi Kampoeng Cyber pada 2014 secara mendadak tanpa pemberitahuan dan menyarankan supaya kampung-kampung lain di Indonesia mengikuti jejaknya, hingga kemudian Kampoeng Cyber makin dikenal banyak orang.
Berita Terkait
-
Pemburu Sunset Merapat! Ini 5 Rekomendasi Tempat Nyore yang Asyik di Jogja
-
Memanjakan Mata, Wisata Bendhung Lepen di Jogja Dihuni Ratusan Ikan Nila
-
Gandeng Partisipasi Masyarakat, FKY 2020 Adakan Kompetisi Mulanira
-
Belajar Sejarah Kebudayaan Jawa, Yuk Intip Koleksi Museum Sonobudoyo
-
Cegah Tawuran, Warga Kampung Rawa Minta Jembatan Kota Paris Dibongkar
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM
-
Polresta Sleman Sita 561 Botol Miras Ilegal Selama Oktober 2026