- Ditlantas Polda DIY memetakan titik rawan mudik akibat prediksi cuaca ekstrem hingga libur Lebaran.
- Fokus pemetaan adalah potensi tanah longsor di Kulon Progo dan Gunungkidul, serta pohon tumbang di Bantul.
- BMKG memprediksi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi masih melanda Jawa Tengah saat periode Idulfitri 2026.
SuaraJogja.id - Ditlantas Polda DIY telah memetakan sejumlah titik kerawanan jalur mudik di wilayahnya. Hal ini dilakukan seiring dengan kondisi cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan melanda wilayah Yogyakarta dan sekitarnya hingga libur Lebaran nanti.
Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Arie Prasetya Syafa'at menuturkan bahwa pemetaan fokus pada dua ancaman utama akibat cuaca, yakni tanah longsor dan pohon tumbang di jalur-jalur utama antarkota.
"Terkait kondisi cuaca ekstrem di DIY sudah ada pemetaan jalur-jalur mudik yang rawan longsor maupun pohon tumbang," kata Arie, dikonfirmasi, Kamis (5/3/2026).
Untuk kerawanan longsor, pihak kepolisian menaruh perhatian khusus pada wilayah Kulon Progo. Terutama di akses jalan menuju perbukitan Menoreh seperti jalan Dekso-Samigaluh, Wates-Kokap, Pengasih-Sermo dan Temon-Kokap.
Selain itu, ada wilayah Gunungkidul yang juga masuk dalam zona merah longsor di beberapa titik strategis. Di antaranya Jalan Wedi-Wonosari (Gedangsari), Semanu-Pracimantoro, serta Wonosari-Yogyakarta (Kepil, Putat).
Selain ancaman tanah longsor, kepolisian turut mewaspadai potensi pohon tumbang yang kerap terjadi saat angin kencang di wilayah Bantul.
Jalur Ringroad Selatan dan Jalan Imogiri Barat menjadi fokus pengawasan. Pasalnya ruas itu memiliki intensitas lalu lintas yang cukup padat sekaligus vegetasi yang rimbun di sepanjang jalan.
Adapun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan periode Idulfitri tahun ini masih akan dilanda cuaca ekstrem.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, memaparkan update kondisi cuaca dan iklim pada periode Hari Raya dan Libur Idulfitri, tepatnya bulan Februari hingga Maret 2026.
Baca Juga: Puluhan Jemaah Umrah Bantul dan Solo Tertahan di Jeddah, Kemenhaj DIY Pastikan Situasi Aman
Pada Februari, curah hujan diperkirakan berada pada kategori rendah hingga tinggi, dengan peluang sangat tinggi di sejumlah wilayah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.
Memasuki Maret, kondisinya umumnya masih berada pada kategori yang sama, dengan potensi curah hujan sangat tinggi di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Papua Tengah.
"Kami sampaikan bahwa nantinya di beberapa daerah pada saat memasuki Idulfitri, kita masih menghadapi cuaca ekstrem. Terutama di Jawa Barat dan Jawa Tengah yang merupakan rute dengan mobilitas pemudik paling banyak. Tapi di akhir periode Lebaran atau sepuluh hari terakhir di bulan Maret itu curah hujan sudah mulai melandai," papar Faisal.
Berita Terkait
-
Sleman Dikepung Pohon Tumbang dan Kerusakan Rumah Akibat Angin Kencang
-
10 Pemain Tak Masalah, PSIM Yogyakarta Tak Tertembus Semen Padang
-
Gamis Bini Orang dan Sultan Laris Manis Jelang Lebaran, Penjualan di Jogja Naik hingga 70 Persen
-
Aveta Hotel Malioboro Mengadakan Buka Bersama Anak-anak Panti Asuhan Mustika Tama
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Tarif Naturalisasi Rp75 Juta, Pakar Minta Pemerintah Tak Jadikan Kewarganegaraan Hak Orang Berduit
-
Sekolah Masih Kekurangan Guru, PGRI Tolak Anggaran Pendidikan Dipangkas demi MBG
-
Unik! Siswa Baru SMA Islam Al Azhar 9 Jogja Diajak Jajal Golf, MPLS Sekaligus Jaring Bibit Unggul
-
Video AI Catut Gubernur DIY Beredar di WhatsApp, Publik Diimbau Waspada Modus Penipuan
-
Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang