SuaraJogja.id - Sosok Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto dalam beberapa pekan terakhir tengah ramai diperbincangkan publik.
Selain lantaran sejumlah pernyataannya yang kontroversi, Terawan jadi buah bibir lantaran sosoknya yang jarang muncul ke publik selama pandemi Covid-19 melanda Indonesia.
Belakangan, muncul akun Twitter @Ar1Pangeran yang mengungkapkan sosok lain dari Terawan ini.
Ia mengunggah sebuah cuitan mengenai seorang Terawan pada Sabtu (3/10/2020) pukul 14.35 WIB.
"BIAR KENAL SIAPA ITU Letnan Jenderal TNI (Purn) Terawan Agus Putranto," tulisnya dalam cuitannya.
Akun @Ar1Pangeran menuliskan bahwa lulusan Kedokteran UGM ini mengawali karirnya sebagai Kepala RSPAD Gatot Soebroto. Kemudian, ketika masih berpangkat Brigadir Jenderal, dokter Terawan Agus Putranto didapuk menjadi Ketua Umum Organisasi Internasional Committee on Military Medicine (ICMM).
Anggota dari ICMM ini terdiri dari para dokter militer perwakilan dari 114 negara dan berpusat di Briseel, Belgia.
Ia menuliskan, Brigadir Jenderal TNI Terawan yang kemudian dinaikkan pangkatnya menjadi Mayor Jenderal TNI yang memimpin sejumlah dokter militer berpangkat jenderal bintang tiga dari sejumlah negara dalam organisasi dokter militer ini.
Akun @Ar1Pangeran juga menambahkan, nama Terawan mencuat ketika sosoknya didapuk menjadi dokter kepresidenan. Namanya dikenal publik karena teknologi cuci otak atau brain wash atau yang juga disebut dengan brain spa.
Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 di DIY Bertambah Lagi, Diantaranya ASN Dishub DIY
Dalam cuitan tersebut, ia menceritakan bahwa Dokter Terawan Agus Putranto merupakan sosok pribadi yang rendah hati dan selalu siap menolong siapa saja.
"Dokter Terawan Agus Putranto adalah pribadi yang rendah hati dan selalu siap menolong siapa saja. Saya menyaksikan sendiri bagaimana dia memperlakukan orang di sekitarnya dengan penuh kehangatan tanpa memandang status sosial. Semua disapa dan dilayani dengan baik padahal ada bintang dua di pundaknya," tulis akun @Ar1Pangeran.
Pemilik akun Twitter @Ar1Pangeran juga menuliskan jikalau Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto mengalami kemajuan yang luar biasa pesat ketika dipimpin oleh Terawan.
Selain itu, sosok Terawan ini berharap agar RSPAD ini dapat menjadi rumah sakit terbesar dan moderen sehingga dapat menjadi pusat pengobatan nasional.
Dapat diketahui publik melalui cuitan tersebut bahwa Mantan Kepala RSPAD Gatot Soebroto ini pernah memberi sanksi hingga memecat bawahan yang bekerja tidak benar dan ketahuan bermain proyek.
"Kini ketika memimpin kementrian kesehatan dokter Terawan pun harus kembali berjuang membenahi curat marut sistem kesehatan di negeri ini," kata akun @Ar1Pangeran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Yogyakarta Darurat Parkir Liar: Wisatawan Jadi Korban, Pemda DIY Diminta Bertindak Tegas!
-
Pemulihan Aceh Pascabencana Dipercepat, BRI Terlibat Aktif Bangun Rumah Huntara
-
Optimisme BRI Hadapi 2026: Transformasi dan Strategi Jangka Panjang Kian Matang
-
Tanpa Kembang Api, Ribuan Orang Rayakan Tahun Baru dengan Doa Bersama di Candi Prambanan
-
Gudeg Tiga Porsi Seharga Rp85 Ribu di Malioboro Viral, Ini Kata Pemkot Jogja