SuaraJogja.id - Belasan Alat Peraga Kampanye (APK) milik pasangan calon kepala daerah Gunungkidul Immawan Wahyudi-Martanty Soenar Dewi dirusak orang tak dikenal. Tak hanya itu, beberapa APK milik Paslon nomor urut 2 ini juga diklaim hilang.
Oleh karena itu, Tim pemenangan pasangan calon nomor 2 Immawan Wahyudi Martanty mendatangi kantor Badan Pengawasan Pemilu, Selasa (06/10/2020) untuk melaporkan peristiwa tersebut. Mereka menyerahkan sepenuhnya ke Bawaslu dan tidak ingin menuduh tim sukses dari pasangan calon kepala daerah yang lain.
Sekretaris DPD Partai Nasdem Gunungkidul yang juga tim pemenangan Immawan Martanty, Wisnu Dwi Atmojo mengatakan, mereka sudah memasang APK sejak 4 hari yang lalu. Namun Senin (6/10/2020) malam, pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat perihal adanya APK yang rusak karena kesengajaan.
"Rusaknya itu disayat pakai cutter kayaknya,"ujar laki-laki yang akrab dipanggil Ahong ini, Selasa (6/10/2020) di kantor Bawaslu.
Baca Juga: Ada Isu Tsunami 20 Meter, Wisatawan ke Pantai Gunungkidul Susut 1000 Orang
Perusakan APK ini terjadi di Padukuhan Keblak, Kalurahan Ngeposari, Kapanewon Semanu. Ia menyebut setidaknya ada 15 APK yang dirusak di sejumlah titik terutama terjadi di Kapanewonan Semanu. Tak hanya itu, Selasa pagi dirinya juga menerima laporan dari simpatisan Immawan-Martanty adanya perusakan APK di tempat lain.
Selain itu ada beberapa APK mereka yang juga hilang akibat ulah orang jahil. APK-APK yang rusak dan hilang tersebut sudah terpasang selama 4 hari. Sehingga pihaknya tidak mengetahui secara pasti pengrusakan tersebut kapan terjadi. Namun demikian kerusakan baru diketahui Senin (05/10/2020) malam.
"Karena itu kami memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke penagakkan hukum terpadu (gakkumdu) di Bawaslu Gunungkidul,"paparnya.
Dalam pelaporannya, tim pemenangan Immawan Martanty juga melampirkan bukti APK yang berupa banner dengan sejumlah sayatan. Pelaporan yang ia sudah diterima dengan nomor 05/PL/PB/Kab/15.03/X/2020. Dan dalam 42 jam kedepan akan ada jawaban dari Bawaslu.
Pihaknyapun mengaku tidak ingin menuduh oknum tertentu yang sengaja melakukan perusakan tersebut dan menyerahkan sepenuhnya ke Bawaslu. Pasalnya Tim Sukses Paslon Immawan-Martanty tak ingin membuat kegaduhan dalam tahapan Pilkada yang sekarang masih kondusif ini.
Baca Juga: Pantai Gunungkidul Masuk Risiko Tinggi Tsunami, Ini Kata Staf Ahli PSBA UGM
Divisi Penanganan Pelanggaran, Sudarmanto mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dan akan segera memproses laporan ini. Saat ini, Internal Bawaslu masih melalukan pembahasan untuk akhirnya dilanjutkan ke Gakumdu.
Ia sendiri belum bisa merinci kategori perusakan APK tersebut sebagai tindak pidana pemilu atau pelanggaran administrasi pemilu. Karena yang berhak menentukan sanksi yang akan dijatuhkan kepada para pelaku perusakan tersebut. Yang berhak menentukan kategori pelanggaran dan sanksinya adalah Gakumdu.
"Jadi belum bisa kami sampaikan bahwa ini adalah pelanggaran jenis pelanggaran apakah pelanggaran admistrasi atau pidana,"papar dia.
Ia mengatakan untuk penyelesainnya sebenarnya bisa cukup cepat. Karena dalam aturannya jika semua persyaratan yang dibutuhkan telah lengkap maka dalam waktu 3 hari permasalahan tersebut sudah bisa diputuskan.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
DANA MOD APK Unlimited Saldo Aman atau Tidak? Waspada, Cek Link yang Asli!
-
Link FC Mobile 25 Mod APK Unlimited Money and Gems Bikin Main Makin Seru, Tapi Awas Bahaya
-
Jangan Tertipu FF Beta Testing Modfyp Android Download, Data Pribadi Terancam!
-
Liburan ke Gunungkidul? Jangan Sampai Salah Pilih Pantai! Ini Dia Daftarnya
-
Fitur FF Beta Testing 2025 Bikin Ngiler, Tapi Garena Sudah Wanti-wanti
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan