Sejak diunggah pada Kamis (15/10/2020), video itu sudah ditayangkan lebih dari 400 kali. Ada 94 yang menekan tanda suka dan 42 lainnya membagikan ulang. Beberapa komentar menjelaskan gaya hidup di Jogja yang dianggap murah dan realitanya.
Tonton rekomendasi makanannya DI SINI.
"Murah sih tapi kalau gaya hidupnya gak berubah ya sama aja. Harga sepatu wakai di Jakarta sama kaya harga di Jogja ceu," tulis akun @atuhlanyaw.
"Ngomong-ngomong itu bapak yang jual wafel sumpah multitasking. Biasanya rame bener kan tuh tempat, bapaknya bisa fokus banget orang pada mau pesen apa aja sambil tangannya sibuk," komentar akun @m_ajayakan.
"Kalau yang dulunya tinggal di kota kayak Jakarta, Bandung, dll gitu ya nganggepnya murah banget. Tapi kalau dulunya dari kota kecil ya ini wajar aja," tanggapan akun @ooogarin.
Sementara akun @Jaeggia_ menyampaikan, "Aku gak suka Jogja, gak suka gaya hidupnya kayanya mahal gaya hidupnya. Kalau wisata-wisatanya aku suka."
Berita Terkait
-
Kurangi Sampah Makanan, Masyarakat Diajak Lakukan Gerakan Makan Tanpa Sisa
-
Lebih Awet dan Lebih Enak, Pakar Ungkap Tips Memasak Sajian Bersantan
-
Bantu Produksi Kolagen, 3 Makanan Sehat ini Bikin Kulit Awet Muda
-
Wali Kota Sukabumi Gencar Promosikan Wisata Kuliner dan Bangunan Sejarah
-
Akur Terus, Ini Perbedaan Mendasar Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Film Operasi Pesta Copet Soroti Kemiskinan Struktural di Balik Fenomena Kriminal
-
Garebeg Maulud 2026 Digelar Tertutup, Tradisi Rebutan Gunungan untuk Warga Dihapus
-
Kekhawatiran Kondisi 1998 Kembali Terjadi, Aktivis 98 Edy Khemod Sudah Tahu Ini Akan Terjadi
-
GEMPAR di Pasar Godean Dimeriahkan Tari Warok: Pengunjung Membludak, Omzet Pedagang Naik
-
Rekening Aktivis Diblokir, Bentuk Pola RepresiBaru Gerakan Rakyat