SuaraJogja.id - Kecelakaan antara dua sepeda motor terjadi di wilayah Sleman. Masing-masing pengendara tewas setelah adu banteng di Jalan Turi, Padukuhan Kadisobo II, Kalurahan Trimulyo, Kapanewon/Kabupaten Sleman, Jumat (23/10/2020).
Saksi mata Arif Sutanto (42) menjelaskan bahwa saat kejadian pihaknya sedang melintasi lokasi.
"Setelah saya mengantar pelanggan, saya lewat di Jalan Turi. Iya kebetulan saya melintas sudah ada ambulans. Dua orang sudah tergeletak di jalan," jelas Arif dihubungi SuaraJogja.
Arif menerangkan, dua korban yang tergeletak langsung dievakuasi petugas PMI. Dua korban sempat ditutupi koran.
Baca Juga: Mahasiswa UGM Dituduh Provokator Ricuh di DPRD DIY, Ini Respon Kagama UGM
"Iya meninggal dua orang. Meninggal di lokasi dan dievakuasi oleh petugas PMI," jelas pria yang bekerja sebagai driver ojek online itu.
Dikonfirmasi terpisah, Kasat Lantas Polres Sleman, AKP Mega Tetuko membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa terjadi pukul 04.30 wib.
"Dua pengendara motor terlibat kecelakaan. Dua korban meninggal di tempat usai kecelakaan tersebut," jelas Mega.
Dua korban meninggal bernama Irwan Setianto (20) asal Seyegan, Sleman dan Darmuji (66) asal Kadisobo II, Trimulyo, Sleman.
Mega menuturkan, kecelakaan bermula saat motor Honda CBR berplat nomor AB 5492 YH yang dikendarai Irwan Setianto melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sedang.
Baca Juga: Pemerintah Berwacana Tak Naikkan UMP Tahun 2021, Ini Respon KSPSI DIY
Menjelang di TKP, jalan menikung sehingga pengendara melaju terlalu ke kanan. Bersamaan dengan itu dari arah utara ke selatan melaju motor Suzuki Nex bernopol AB 6493 CE.
"Karena jarak sudah dekat dan kedua pengemudi tidak dapat menguasai laju kendaraannya sehingga terjadi benturan dan terjadilah lakalantas," kata Mega.
Akibatnya, dua pengendara mengalami luka di bagian kepala yang cukup berat. Nyawa keduanya tak tertolong.
"Korban meninggal dunia dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY," terang dia.
Disinggung apakah ada kelalaian pengendara, Mega belum menjelaskan lebih jauh. Namun pihaknya mengimbau untuk tetap berhati-hati dan waspada dalam berkendara.
Berita Terkait
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Libur Singkat, Ini Momen Bek PSS Sleman Abduh Lestaluhu Rayakan Idulfitri Bersama Keluarga
-
Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
-
Gustavo Tocantins Beri Sinyal Positif, PSS Sleman Mampu Bertahan di Liga 1?
-
Tragis! KA Batara Kresna Tabrak Mobil di Sukoharjo, 4 Tewas di Tempat
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan
-
Puncak Arus Balik H+3 dan H+4, 350 Ribu Kendaraan Tinggalkan DIY