SuaraJogja.id - Viral video seorang pria yang disebut sebagai jamet menanggapi komentar netizen yang menyebutnya norak. Dalam tanggapannya, ia mengatakan bahwa sebenarnya orang-oranglah yang norak karena tidak memahami style modern yang dikenakannya.
Video pernyataan pria bernama Kiki itu viral diunggah oleh banyak akun media sosial. Salah satunya akun Instagram Tretan Muslim. Tayangan tersebut berasal dari kanal YouTube Droy And yang diunggah pada 24 Agustus 2020 lalu, dan sudah ditonton lebih dari 44 ribu kali.
Dalam cuplikan yang dibagikan Tretan Muslim, terlihat seorang pria dengan baju merah yang kedodoran duduk di kursi. Rambut panjangnya dikucir di bagian atas. Dengan raut muka serius, ia mengaku bingung dengan anak muda saat ini yang menyebutnya norak.
Berbicara dengan bahasa Madura, pria ini mengatakan bahwa anak muda saat ini tidak mengerti style. Ia mempertanyakan bagian mana dari seorang jamet yang disebut norak oleh para anak muda tersebut. Padahal, apa yang ia kenakan, kata dia, justru adalah style dan ciri khas khusus.
Baca Juga: Libur Panjang, Kunjungan Wisatawan Bantul Diprediksi Tembus Puluhan Ribu
Rambut panjang hingga baju kedodoran baginya adalah sebuah ciri khas tersendiri.
Tidak hanya itu, ia juga memiliki goyangan yang syahdu melayu-layu dan mendayu-dayu, tetapi masih dibilang norak oleh anak-anak muda di Indonesia.
Jika gayanya meniru orang luar, barulah itu disebut norak menurutnya.
Jamet sendiri merupakan singkatan dari Jawa Metal, merujuk pada masyarakat dari suku Jawa yang menurut beberapa orang melakukan tindakan yang norak, entah dari cara berpakaian, gaya bicara, maupun tingkah lakunya.
"My brother speak up (Saudara laki-laki ku berbicara-red)," tulis Tretan Muslim dalam keterangannya.
Baca Juga: Hujan Semalaman, Talut Jembatan Bailey Penghubung Bantul-Gunungkidul Ambrol
Dengar pendapat Kiki soal Jamet DI SINI.
Berita Terkait
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Tanpa Gustavo Almeida, Persija Jakarta Hadapi Madura United FC di Bangkalan
-
3 Tradisi Unik Orang-Orang Madura saat Menyambut Hari Raya Lebaran
-
3 Kuliner Khas Pulau Madura yang Biasanya Disuguhkan saat Momen Lebaran
-
3 Pemain Svay Rieng yang Perlu Diwaspadai Madura United di Semifinal AFC Challenge League
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan