SuaraJogja.id - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shibab mengumumkan akan pulang ke Indonesia 10 November mendatang. Jelang kepulangannya, Ustaz Yusuf Mansur mengungkapkan jasa besar yang pernah dilakukan pendiri FPI tersebut.
Seperti dikabarkan lewat live streaming, Habib Rizieq mengungkapkan akan pulang ke tanah air. Ia akan berangkat dari Bandara Jeddah pada Senin 9 November mendatang menggunakan pesawat Saudia Airlines.
"Insya Allah saya dan keluarga akan terbang dari Bandara Jeddah pukul 19.30 waktu Saudi menumpang pesawat Saudia Airlines nomor penerbangan SP816. Insya Allah pesawat akan tiba di Cengkareng 10 November di Terminal II sekira pukul 09.00 WIB," terangnya.
Kabar mengenai kepulangan Habib Rizieq itu pun disambut suka cita, termasuk oleh Ustaz Yusuf Mansur.
Lewat unggahan di akun Instagramnya, ia mendoakan agar perjalanan Habib Rizieq dan keluarga lancar dan bisa berkumpul dan bershalawat bareng lagi.
Lebih jauh, pemilik Paytren tersebut mengungkapkan bahwa Habib Rizieq mempunyai jasa besar dalam hidupnya.
Ia bercerita bahwa Habib Rizieq pernah "menyelamatkannya" dari fitnah sekelompok orang.
Saat itu, ia dipanggil lalu diminta memberi klarifikasi di depan para ulama senior yang diundang Habib Rizieq guna memahami duduk masalahnya.
Berikut cerita lengkapnya:
Baca Juga: Kenaikan UMP DIY 2021 Tak Penuhi KHL, Puluhan Buruh Topo Pepe di Titik Nol
"Beliau pernah manggil saya. Saat saya dijelekin dan disudutkan oleh sekelompok orang. Ulama2 senior dikumpulkan dan saya diminta menjelaskan tentang hal2 yang dijelekkan dan disudutkan itu. Adil banget. Saya diundang. Dan yg menjelekkan dan yg menyudutkan, dipanggil".
"Mereka membuat buku2 berisi fitnah2 ttg saya. Buku2 itu disebar ke banyak ulama dan termasuk ke Habib. Dan mereka melaporkan saya ke berbagai kepolisian. Habib berusaha mencari tau dan mengklarifikasi".
"Saya alhamdulillaah datang. Dan mereka ga datang. Ini kejadian sekian tahun yang lalu".
"Setelah menjelaskan apa adanya... Habib berdiri. Diikuti oleh semua ulama yang diundangnya. Habib memeluk saya. "Antum bener, Suf... Karena sederhana aja. Antum datang. Antum berani datang. Sedangkan dia dan mereka ga datang...". Ulama2 lain, senior, gantian memeluk saya. Terasa sekali dukungan dan kasih sayang Habib dan ulama2".
"Saya tetep ada salahnya. Dan saya jelaskan saya salahnya di mana. Bukan ga ada kesalahan. Tapi Habib tetap menghargai, dan itu simbol, bagi ulama2 lain, u/ juga jadinya menerima saya dan ga salah sangka dengan saya, sebab tulisan dan berita orang2 itu. Izin Allah".
"Dan kembali Habib mengucapkan yang berkali2 diucapkan kalo saya ketemu dan nemui beliau, "Suf, Yusuf urusan dakwah yang enak2 aja. Urusan Habib yang ga enak ga enak," kata beliau sambil senyum dan tawa khasnya".
"Sosok yang selalu rendah hati, menyemangati orang, perhatian, adil, bijaksana... Beliau, insyaaAllah segera pulang. Marhabaa yaa Habiibanaa... Saya sama FPI, sama kwn2 pimpinan FPI, sama PA212, sama kwn2... Masih suka kumpul, makan bareng... Semoga bener2 bisa berkumpul lagi semuanya bersama Habib. Bershalawat bareng, ngaji bareng, belajar bareng, sama Habib...".
"Saya ga bs berjuang di perjuangan yang diperjuangkan Habib. &blm ada yg bs saya perjuangkan. Mhn doa".
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Motor Listrik Rakitan Siswa SMK Ini Tembus 132 Km/Jam, Suaranya Nyaris Tak Terdengar
-
Rupiah Melemah, Biaya Produksi Pertanian di Jogja Naik, Pemda DIY Siapkan Pemetaan Dampak ke Petani
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?