SuaraJogja.id - Adik dari DN Aidit, yakni Asahan Aidit atau yang dikenal dengan nama Asahan Alham dikabarkan meninggal dunia, Kamis (5/11/2020) waktu Belanda.
Seperti dikutip dari informasi yang dibagikan akun Roy Murtadho di dinding facebook, dikabarkan bahwa adik tiri DN Aidit tersebut meninggal dunia.
Pria kelahiran Tanjung Pandan, Belitung 4 Desember 1938 itu diketahui masih bersaudara dengan DN Aidit yang dikenal khalayak sebagai pendiri PKI.
Asahan lahir dari istri kedua Abdullah Aidit. Ibunya bernama Marisah.
Pernikahan Abdillah Aidit dengan Marisah dikaruniai dua orang anak yakni Sobron Aidit dan Asahan Aidit.
Asahan sempat menempuh studi di Fakultas Sastra Universitas Indonesia 1961, lalu Magister di Fakultas Filologi Moskow 1966. Kemudian meraih gelar Doktor di Universitas Hanoi, Vietnam 1978.
Ia mulai menulis sejak 1950-an. Kumpulan puisi dan prosanya diterbitkan dalam berbagai buku, antara lain Perjalanan dan Rumah Baru (kumpulan sajak, Stichting ISDM Culemborg, Belanda, 1993); 23 Sajak Menangisi Viet Tri (kumpulan sajak, Pustaka Jaya, Jakarta, 1988); Perang dan Kembang (novel, Pustaka Jaya, Jakarta, 2001); Cinta, Perang dan Ilusi, kumpulan cerpen memoar Antara Moskow–Hanoi (cerpen memoar, Lembaga Humaniora, Depok, 2006); Alhamdulillah (roman memoar, Sastra Pembebasan, 2006); Azalea: Hidup Mengejar Ijazah (novel, Klik Books, 2009); dan DENDAM SEJARAH (puisi-haiku-cerita pendek-catatan, Ultimus, 2019) yang terbit dalam rangka ulang tahun Asahan Alham yang ke-80.
Asahan menjadi eksil sejak paspornya dicabut pada tahun 1966, tinggal di berbagai negara: Uni Soviet, Tiongkok, dan Vietnam, kemudian menetap di Belanda hingga meninggal dunia tadi malam.
Baca Juga: Dukum IKM Daerah Hadapi Pandemi, Disperindag DIY Gelar Jogja Premium Export
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Abdi Dalem Palawija: Peran dan Perubahannya di Keraton Yogyakarta
-
Ketika Sawit Sekadar Soal Untung, Pakar Sebut Potensi Besar Pakan Ternak jadi Terabaikan
-
Layanan KB Kini Rutin di Kota Yogya, Dibuka Setiap Selasa dan Jumat
-
Kisah Warga Sleman Serahkan Elang Jawa ke BKSDA Yogyakarta
-
Tak Ada Temuan APIP, Saksi dari Kemenparekraf Sebut Hibah Pariwisata Sleman Sesuai Mekanisme