SuaraJogja.id - Ruas jalur evakuasi di Glagaharjo, Kepanewon Cangkringan sempat menjadi sorotan karena kondisinya rusak parah, kini mulai diperbaiki.
Perbaikan jalur evakuasi itu disampaikan langsung oleh Panewu Cangkringan Suparmono, yang menuturkan sejatinya perbaikan itu sudah dimulai sejak pekan lalu. Perbaikan ini dilakukan di sepanjang jalur evakuasi Suruh-Singlar yang kurang lebih mencapai 1,9 km.
"Perbaikan itu menggunakan pos anggaran dari BPBD Sleman yang disalurkan sekitar Rp600 juta," ujar Suparmono, kepada awak media, Rabu (11/11/2020).
Suparmono menjelaskan diperlukan perencanaan pembangunan yang benar agar jalur itu dapat diperbaiki secara cepat dan bisa digunakan kembali. Perbaikan sendiri akan dilakukan dengan car mencor block ruas jalan itu.
Menurutnya, perlu waktu setidaknya 24 hari untuk cor block yang nantinya dibangun itu agar bisa benar-benar kuat ketika akan dilewati kendaraan berat. Perbaikan yang juga melibatkan swadaya masyarakat sekitar ini diharapkan bisa rampung lebih cepat.
Perbaikan jalur evakuasi juga dilakukan di sepanjang ruas Singlar menuju ke arah utara hingga Srunen. Perbaikan dilakukan setelah melihat kondisi aspal di jalan tersebut mulai mengelupas dan berlubang.
Ruas jalan sepanjang 1,2 km ini sendiri dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman. Dikatakab Suparmono, setiap jalanan yang mulai rusak akan diperbaiki lagi setidaknya sampai ke arah Klangon.
"Jalan yang rusak akan diaspal ulang untuk menambal lubang-lubang itu. Ya paling tidak sampai Klangon," ucapnya.
Suparmono menegaskan bahwa jalur evakuasi yang sedang diperbaiki tersebut menjadi krusial bagi warga ketika evakuasi dilaksanakan. Sebab, selama ini proses evakuasi masih harus melewati jalan lain di perbatasan antara Sleman dan Klaten.
Baca Juga: Siaga Erupsi Merapi, 9 Pengungsi dari Magelang Reaktif Covid-19
"Jalur ini merupakan jalur utama untuk evakuasi warga. Sementara ya belum bisa dilewati masih ke jalur lain baru nanti kalau sudah selesai perbaikan akan dipakai lagi," jelasnya.
Suparmono berharap setelah jalur evakuasi diperbaiki setidaknya ada pengawasan yang ketat terkait jalur-jalur evakuasi tersebut. Disebutkan, Pemkab Sleman beberapa waktu lalu sudah mengeluarkan larangan terkait dengan larangan truk pengangkut pasir di jalur evakuasi.
"Sudah ada SE dari bupati dan sudah ditindaklanjuti oleh kalurahan dengan mengeluarkan SE larangan yang sama. Nanti tinggal pengawasannya agar jalan itu tidak kembali rusak," imbuhnya.
Sementara itu, Kabid Bina Marga DPUPKP Sleman, Achmad Subhan mengatakan nantinya cor block yang bakal dibangun untuk perbaikan jalur evakuasi sudah memiliki spesifikasi yang cukup mumpuni. Dengan hal tersebut harapannya jalur itu bisa bertahan lebih lama.
"Spesifikasi cor block di jalur evakuasi ini yang bagus. Tebalnya sekitar 20 cm dengan kualitas beton K 300, bukan K 250 lagi. Kami juga lakukan penambalan terhadap jalan aspal yang mengelupas dan rusak," kata Subhan.
Subhan menuturkan jalur evakuasi yang tengah diperbaiki ini selain peruntukannya sebagai jalur utama evakuasi ketika bencana erupsi terjadi juga dimanfaatkan oleh masyarakat menjadi jalur ekonomi. Hal itu dapat dilihat dari banyaknya kendaraan yang melintasi jalur tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Merapi Semburkan Lava Sejauh 700 Meter ke Kali Senowo
-
Kondisi Terkini Gunung Merapi, Terjadi 3 Kali Guguran Material Vulkanik
-
Ingin Kirim Bantuan bagi Pengungsi Merapi, Ini Perlengkapan yang Dibutuhkan
-
Tiga Kilometer dari Puncak Merapi, Aktivitas Warga Boyolali Masih Normal
-
Sri Sultan Minta Penanganan Terdampak Merapi Jangan Mengulang Kejadian 2010
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga
-
Cherrypop 2026 Siap Guncang Prambanan, Puluhan Musisi Lintas Generasi Meriahkan Repelita Musik
-
42 Kasus Kebakaran Tercatat hingga Juli 2026 di Kota Jogja, Warga Diminta Tak Bakar Sampah
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
Belum Genap Tiga Tahun, Puluhan Becak Listrik Danais Rusak, Dishub Sebut Baru Proyek Percontohan