Sesosok mayat ditemukan warga tergeletak di Jalan Jogja - Wonosari dengan kondisi penuh luka, Rabu (10/11/2020) dinihari. [Kontributor / Julianto]
Yulianto mengatakan, korban berangkat dari rumahnya di Playen sekitar jam 02.00 WIB dan ditemukan pukul 03.00 WIB di depan sebuah rumah makan dekat jembatan Irung Petruk.
Sepeda motor yang digunakan korban masih berada di pinggir jalan. Sampai saat ini, pihaknya belum mengetahui ada barang yang hilang atau tidak dan tengah melakukan pencocokan saksi-saksi yang terakhir melihat korban serta pihak keluarga.
"Kami juga berharap kepada masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun berkaitan dengan peristiwa pembunuhan tersebut bisa menghubungi Polda DIY, Polsek Patuk. Syukur bisa membantu pengungkapan peristiwa ini lebih cepat," harapnya.
Kontributor : Julianto
Tag
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Peringati 250 Tahun AS, Kedutaan Besar AS Gelar Pelatihan Jurnalisme Mobile di Yogyakarta
-
Jogja Laptop Festival 2026: Axioo Suguhkan Hype AMD X1 dan Pongo 535
-
Kejagung Bergerak, Seluruh Titik SPPG DIY Disisir Kejati
-
Kemenpar Dorong Penerbangan Langsung India-YIA, Bidik Kenaikan Wisatawan ke Yogyakarta
-
Anggaran MBG Dipangkas Rp94 Triliun, Bagaimana Nasib Ratusan SPPG di Jogja?