SuaraJogja.id - Seorang pemuda berinisial MIH yang merupakan warga Banyon RT 70, Desa Pendowoharjo, Sewon, Bantul diamankan jajaran Polsek Mergangsan. Pria berusia 21 tahun itu ditangkap setelah melakukan pembacokan menggunakan senjata tajam kepada dua orang yang tak dikenalnya.
Pembacokan tersebut terjadi pada Selasa (10/11/2020) sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Manukan, Kelurahan Brontokusuman, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta.
Belum diketahui secara pasti motif dari pelaku melakukan hal tersebut, tetapi sempat terjadi argumen antara tersangka dan korban saat berpapasan.
"Awalnya MIH bersama bersama rekannya FBR berpapasan di Jalan Manukan dengan rombongan korban. Salah seorang laki-laki yang dibonceng dalam rombongan itu meneriaki tersangka, 'wong endi kowe?' [orang mana kamu]. Terus spontan tersangka langsung mengambil pisau dapur yang sudah dibawa di tas selempangnya," kata Kapolsek Mergangsan Kompol Tri Wiratmo kepada wartawan saat jumpa pers di Mapolsek Mergangsan, Kamis (12/11/2020).
Dijelaskan Tri, kedua pelaku langsung melarikan diri setelah sempat mengenai korban. Namun rombongan korban yang tidak terima rekannya dibacok langsung bersama-sama mengejar pelaku.
Pengejaran tersebut tampaknya tidak berjalan mulus. Sebab di tengah perjalanan, kedua pelaku sempat berhenti dan memberikan ancaman kepada rombongan tersebut dengan sajam yang dibawanya.
Rombongan yang tidak memiliki persiapan apa pun justru memilih untuk kabur meninggalkan motor-motornya.
"Dari pengakuan korban rombongan itu terdiri atas 15 motor. Namun karena panik diancam dengan sajam, setidaknya enam motor milik rombongan korban ditinggal di lokasi kejadian hingga akhirnya diamankan oleh jajaran kepolisian Polsek Mergangsan," ucapnya.
Tri mengungkapkan, saat ini rekan tersangka, FBR, masih masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Baca Juga: Tersangka Penimpasan Ojol Lepas Dari Proses Hukum, Korban: Saya Dirugikan
Disampaikan bahwa sebelumnya tersangka telah membawa atau mempersiapkan sajam tersebut yang disimpan dalam tasnya.
"Pisau langsung dilempar ke area persawahan setelah digunakan. Saat ini kami masih terus melakukan pencarian terkait barang bukti tersebut," tuturnya.
Satu dari dua korban pembacokan itu adalah Aldi Muhammad Saputro, pekerja swasta yang mengalami luka tusuk di bahu kiri dan lengan.
Sedangkan satu korban lainnya, Kukuh, seorang pelajar, terkena luka tusuk di bagian lengan.
Setelah kejadian, warga yang merupakan keluarga dan teman-teman korban sempat datang ke Polsek Mergangsan untuk meminta klarifikasi dan mendesak agar lebih aktif mencari pelaku hingga akhirnya jajaran kepolisian bisa melakukan penangkapan terhadap tersangka tidak sampai 1x24 jam.
Atas kejadian ini, tersangka dikenakan pasal 351 KUHP tentang pengeroyokan dan penganiayaan dengan ancaman 5 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Tersangka Penimpasan Ojol Lepas Dari Proses Hukum, Korban: Saya Dirugikan
-
Kondisi Terakhir Ustaz Zaid Maulana Usai Dibacok di Masjid Al Husna
-
Tawuran Sambil Bawa Celurit, Buruh Restoran Asal Bantul Diringkus Polisi
-
Niat Balas Dendam Pakai Sajam, Dua Remaja di Jogja Diamankan Polisi
-
Pria Dibacok Adik Ipar saat Main ke Rumah Mertua, Pipi Robek Disabet Parang
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Kematian Bambang hingga Ricuh di Simpang Gramedia, Pakar: Jangan Biarkan Ormas Jadi Polisi Jalanan
-
Gagal Amankan Aksi di Simpang Empat Gramedia, JPW Kecam Pembiaran Bentrokan dan Keterlibatan Ormas
-
Sempat Dirawat, Panti Rapih Pastikan 6 Mahasiswa Korban Demo Sudah Dipulangkan
-
Mahasiswa Terluka saat Demo di Simpang Gramedia Jogja, UGM Siapkan Langkah Hukum
-
6 Mahasiswa UGM dan UNY Jadi Korban di Aksi Simpang Empat Gramedia, Kena Pukul di Kepala