Pengunjung memakai masker dan mencuci tangan sebelum memasuki wilayah Candi Prambanan, Minggu (15/11/2020). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)
Salah seorang pengunjung yang datang ke Candi Prambanan, Icha (26) mengaku memang perlu melewati beberapa titik untuk melakukan cuci tangan. Selain itu petugas juga mengukur suhu tubuh dan mengimbau untuk terus memakai masker.
"Iya tadi memang banyak tempat cuci tangan, bagus sih jadi merasa aman aja," ucap Icha yang datang berdua dengan temannya.
Menurutnya hal itu tidak merepotkan dan justru penting untuk dilakukan. Mengingat masa pandemi Covid-19 belum berakhir.
"Sudah bisa keluar dan liburan walaupun cuma deket rumah aja sudah senang. Jadi protokol kesehatan memang tidak masalah daripada malah ada apa-apa nantinya," kata perempuan asal kota Yogyakarta ini.
Berita Terkait
-
Sempat Bangkit, Kunjungan Candi Prambanan Lesu Lagi Tak Mampu Capai Kuota
-
Akhir Tahun, Candi Prambanan dan Borobudur Siap Terima 7.000 Wisatawan
-
Catat! Berikut Daftar Stasiun KRL Jogja-Solo dan Tarifnya
-
Daftar Stasiun KRL Jogja-Solo dan Tarifnya
-
Musisi Internasional yang Siap Ramaikan Prambanan Jazz Festival 2021
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi
-
Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro
-
Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir