SuaraJogja.id - Sebuah kecelakaan yang melibatkan kendaraan bermotor terjadi di simpang tiga Gapura Dusun Gunturan, Jalan Srandakan, Desa Triharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, Selasa (17/11/2020) sore.
Kapolsek Pandak AKP Wartono membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.10 WIB.
"Ya benar kecelakaan terjadi di Jalan Srandakan. Ada satu motor dan dua mobil yang terlibat kecelakaan," ujar Wartono, dihubungi SuaraJogja.id, Rabu (18/11/2020).
Wartono menjelaskan, kendaraan yang terlibat adalah mobil Isuzu Panther berpelat nomor AB 1367 BK yang dikemudikan M Imam Abdurrahman (55), Mitsubishi Colt-T bernomor polisi AB 8946 MD dikendarai Bayu Prasetyo (25), serta sepeda motor Yamaha Vixion berpelat nomor AB 4744 XB dikendarai Dimas Triyanto (25).
Kecelakaan tersebut, lanjut Wartono, membuat para korban luka-luka. Kini penanganan sudah dilimpahkan ke Polres Bantul.
"Untuk sementara ini penanganan ada di Satlantas Polres Bantul. Korban ditangani oleh petugas kesehatan setelah warga menghubungi kami," kata Wartono.
Dikonfirmasi terpisah, Kanit Laka Lantas Polres Bantul AKP Maryono menjelaskan, insiden bermula saat kendaraan yang dikemudikan Bayu Prasetyo melaju dari arah utara ke selatan di Jalan Srandakan. Di belakangnya melaju mobil Isuzu Panther milik Imam Abdurrahman dengan kecepatan sedang.
Maryono mengatakan, sesampainya di simpang tiga Dusun Gunturan, Bayu Prasetyo hendak menyeberang ke sisi barat. Namun, mobil Isuzu Panther tidak menjaga jarak aman, sehingga menabrak mobil Bayu.
"Karena cukup keras kendaraan tadi terdorong hingga masuk jalur yang berlawanan arah. Di saat yang sama pengendara motor Vixion melaju cukup kencang hingga tak mampu mengendalikan kecepatan dan terjadilah kecelakaan," ujar Maryono.
Baca Juga: Talut Longsor di Jalan Srandakan Ditarget Rampung Seminggu
Akibatnya, pengendara motor mengalami cedera kepala ringan. Sementara, Bayu Prasetya mengalami luka di dahi setelah dihantam motor dengan kecepatan tinggi.
"Dua korban dilarikan ke RS UII untuk mendapatkan perawatan. Sementara, pengendara Isuzu Panther tak mengalami luka," jelas Maryono.
Dari insiden tersebut, kata Maryono, para korban mengalami total kerugian sekitar Rp5 juta, dan kendaraan mobil mengalami penyok di bagian depan dan belakang. Begitu juga sepeda motor Vixion, yang ringsek di bagian depannya.
Disinggung apakah terdapat kelalaian para pengendara, kepolisian masih melakukan penyelidikan.
"Masih kami lakukan penyelidikan untuk kejadian ini. Namun jalur ini [Srandakan] memang rawan terjadinya laka lantas. Maka masyarakat harus tetap waspada dan berhati-hati," jelasnya.
Jalur Srandakan, Kecamatan Pandak, Bantul, diakui merupakan akses jalan masyarakat yang rawan terhadap kecelakaan. Hal itu dibenarkan Kapolsek Pandak AKP Wartono dan Kepala Dishub Bantul Aris Suharyanta.
Berita Terkait
-
Talut Longsor di Jalan Srandakan Ditarget Rampung Seminggu
-
Tekan Angka Kecelakaan di Tol Cipali, Ini Imbauan dari Pengelola
-
Pemuda Bantul Tabrak Pagar Fly Over Janti, Dinyatakan Meninggal di Lokasi
-
Apa Arti dan Fungsi Kode SWDKLLJ pada STNK?
-
Rawan Kecelakaan, Pengawasan Proyek di Tugu Pal Putih Perlu Dioptimalkan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
BRI Dorong Lingkungan Bersih lewat Program CSR Bersih-Bersih Pantai di Bali
-
Babak Baru Rampasan Geger Sepehi 1812: Trah Sultan HB II Tegas Ambil Langkah Hukum Internasional
-
Misteri Terkuak! Kerangka Manusia di Rumah Kosong Gamping Sleman Ternyata Mantan Suami Pemilik Rumah
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang DIY: 40 Warga Dirawat Medis, Kerusakan Terkonsentrasi di Bantul