SuaraJogja.id - Sebanyak 1.005 lembar surat suara untuk Pilkada Bantul 2020 ditemukan rusak. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul akan mengganti kerusakan yang baru dalam dua hari ke depan.
Kepala Divisi (Kadiv) Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Bantul Joko Santoso menuturkan bahwa sebanyak 362 boks surat suara selesai disortir-lipat pada Minggu (22/11/2020).
"Sortir dan pelipatan surat suara sudah selesai pada Minggu. Namun, beberapa kerusakan kami temukan dan akan diganti dengan yang baru," ujar Joko, dihubungi SuaraJogja.id, Kamis (26/11/2020).
Joko menyatakan, jumlah surat suara yang dibutuhkan pada penyelenggaraan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Bantul 2020 sebanyak 720.445.
"Surat suara yang baik [tidak ada cacat] dibutuhkan sebanyak itu. Karena ada yang rusak, kami minta penyedia untuk mengganti dengan yang baru," ujar dia.
Kerusakan surat suara di antaranya, ada bercak tinta yang menempel pada gambar paslon. Selain itu, terdapat gambar yang tidak tercetak secara menyeluruh.
"Jadi hanya separuh yang tercetak. Kami juga menemukan surat yang kusut sebanyak 20 lembar. Jadi terlipat tidak semestinya saat kami lakukan penyortiran. Hal itu dianggap rusak dan akan kami ganti," ujar Joko.
Kerusakan surat suara yang robek, kata Joko, tidak ditemukan. Pihaknya telah mengirimkan surat suara rusak untuk penggantiannya.
Ia mengungkapkan bahwa permintaan penggantian surat suara sudah dilakukan beberapa hari lalu. KPU memprediksi, surat suara akan diterima dua sampai tiga hari ke depan.
Baca Juga: Klaim Tak Temukan Klaster Corona Pilkada, Satgas Covid: Alhamdulillah
"Prediksi kami dua atau tiga hari sudah datang. Jadi memang tidak bisa langsung karena perusahaan percetakan juga menunggu kerusakan surat suara di kabupaten lain seperti Gunungkidul. Nanti pengirimannya sekalian satu jalur," jelas Joko.
Disinggung terkait ketersediaan jumlah kotak suara pada Pilkada 9 Desember 2020 nanti, Joko memastikan bahwa semua sudah disiapkan.
"Logistik berupa kotak suara sudah kami siapkan. Jadi kotak suara yang dipakai berbahan karton duplex. Ada sekitar 2.085 kotak suara sesuai Tempat Pemungutan Suara (TPS)," ungkapnya.
Ia melanjutkan, tiap TPS nanti disiapkan empat bilik suara. Satu bilik suara dikhususkan untuk pemilih yang memiliki suhu tinggi 37,3 derajat.
"Satu bilik suara kami khususkan untuk pemilih yang memiliki suhu tubuh 37,3 derajat atau lebih. Penyelenggaraan Pilkada di tengah Pandemi Covid-19 ini harus sesuai protokol kesehatan, sehingga tiap pemilih yang datang akan dicek suhu tubuhnya," kata dia.
Ia mengatakan, pemilih dengan suhu tubuh tinggi akan dilayani oleh petugas khusus. Surat suara dan tinta sebagai tanda selesai memilih akan dimasukkan ke dalam bilik khusus tersebut.
Berita Terkait
-
Klaim Tak Temukan Klaster Corona Pilkada, Satgas Covid: Alhamdulillah
-
1.820 Kampanye di Pilkada Langgar Prokes, yang Dibubarkan Hanya 197
-
Demi Pilkada, Mendagri Minta Dukcapil Daerah Proaktif Layani Rekam e-KTP
-
Diwarnai Insiden Pecah Ban, KPU Terima 1 Juta Surat Suara Pilkada Tangsel
-
Dugaan Politik Uang di Pilkada Bantul, Pjs Bupati Beri Peringatan ke Warga
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Sambut HUT ke-15, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Gelar Donor Darah: Perkuat Kepedulian Terhadap Sesama
-
Ketua Yayasan Little Aresha Dituntut 10 Tahun Penjara, 83 Anak Korban Minta Restitusi Rp2,12 Miliar
-
BRI Bidik Peluang Bisnis dari MotoGP Mandalika 2026
-
Pemerintah Berencana Buat Program Kuliah Gratis, PTS Terancam Gigit Jari Kehilangan Mahasiswa
-
Ngenes! Prabowo Tambah Pejabat, Transfer ke DIY Malah Susut Rp910 Miliar